|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Berita
Politik dan Pemerintahan
|
13 Juni 2008
|
|
Asosiasi Kapal Perikanan Nasional (AKPN) Terbentuk
|
Mencermati tuntutan dari aturan pemerintah dalam hal kapal perikanan, maka 7 Juni lalu bertempat di Hotel Wisma Pelaut Bitung pengusaha-pe-ngusaha Kapal Perikanan Sulut telah membentuk suatu wadah organisasi, Asosiasi Kapal Per-ikanan Nasional (AKPN).
Adapun yang duduk dalam kepengurusan ini terpilih sebagai Ketua Rudy Walukow SH MH, Wakil Ketua Noldy Lawalo dan Dewei Nayoan, Sekertaris Maulod Hakim, dan Bendahara Leiga Soelaiman SH MH.
Pembentukan wadah bagi ka-pal-kapal perikanan ini, menu-rut Walukow, merupakan tun-tutan aturan yang dikeluarkan pemerintah dalam mencegah terjadinya penyalahgunaan BBM yang telah disubsidi oleh pemerintah. “Di mana dalam mengurus pengisian BBM diha-ruskan memiliki suatu reko-mendasi dari suatu organisasi yang diharuskan oleh Perta-mina dan pengawas perikanan agar jangan terjadi penyalah-gunaan BBM yang diberikan pemerintah,” ujar Walukow.
Diharapkan, pemerintah da-pat memprioritaskan BBM bagi kapal-kapal perikanan nasional. “Sebab dengan ada-nya kepal-kapal perikanan nasional akan mampu men-ciptakan lapangan pekerjaan dan juga pendapat dan pema-sukan bagi daerah serta ne-gara pada umumnya,” tukas-nya.
Diketahui, AKPN anggotanya hanya dikhususkan pada kapal nasional. Artinya kapal di buat di Indonesia, pemilik Indonesia, izin pengoperasian dikeluarkan pemerintah Indonesia.(eky)
|
|