|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Minahasa Tenggara |
14 Juni 2008
|
|
Jembatan Hanyut,
Ratatotok Terancam Terisolir
|
Peristiwa hanyutnya jembatan yang berada di kawasan perkebunan air terjun Ratatotok Rabu lalu, mengancam arus transportasi di wilayah tersebut. Hal ini dibenarkan personel DPRD Mitra Drs Tavif Watuseke. Bahkan me-nurutnya, bila perbaikan tak segera dilakukan maka Ke-camatan Ratatotok terancam terisolir.
Diketahui, jembatan ini menghubungkan Ratatotok dan Desa Basaan. Faktor tingginya curah hujan meng-akibatkan jembatan yang tergolong berumur tua ini tak kuat untuk bertahan hingga akhirnya hanyut. “Mobil saja terpaksa harus turun sungai untuk melintas. Beruntung air sungai sudah kembali nor-mal,” ungkap legislator asal Ratatotok ini.
Atas nama masyarakat dan terkait kapasitasnya sebagai wakil rakyat di DPRD Mitra, Watuseke meminta keseriusan pemkab maupun pemprop dalam menindaklanjuti per-baikan mau pun pembangun-an jembatan maupun jalan yang ada di wilayah tersebut. “Sebab sejak lama kondisi ter-sebut terkesan dibiarkan saja. Sudah tentu sebelum memun-culkan masalah, jembatan ini kiranya bisa segera diperbaiki,” tukasnya.
Sementara itu, Kadis PU dan SDA Mitra Ir Denny Porajow ketika dihubungi mengatakan bahwa pihaknya segera mela-porkan keadaan jembatan dan jalan tersebut ke propinsi. Sebab, baik jalan di jalur tersebut bahkan keberadaan jembatan di sana menjadi tanggung jawab pemprop. “Kami siap memberikan lapor-an perkembangan selanjut-nya,” katanya.(dax)
|
|