|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Berita
Otonomi dan Suksesi
|
16 Juni 2008
|
|
Masuki masa tenang, lusa pemungutan suara
Empat Pasangan Putra Daerah Bolmut Siap Bertarung
|
Keempat pasangan kandidat bupati dan wakil bupati Bolmut, Sabtu (14/06), menyatakan siap bertarung memenangkan pilkada Bolmut yang perdana ini. Hal ini diungkap usai debat calon yang difasilitasi KPUD Bolmong di Aula Pemkab Bolmut.
Keempat pasangan yang sebagian besarnya belakangan diketahui dibesarkan di daerah lain, mengaku mempunyai itikad kuat untuk membangun daerahnya dan bersiap untuk memenangkan pilkada pada Rabu (18/06) depan.
Terpantau, perdebatan di antara empat kandidat di hadapan panelis H Harun Wasolo MP SH (praktisi), Ir Sahrun Dalie (akademisi), Ir Jaya F Mokoginta (teknokrat) dan Siti Nurlaili Djenaan (LSM) dengan moderator Nayodo Kurniawan, berlangsung panas namun penuh nuansa kekeluargaan.
Acara debat calon yang difasilitasi oleh KPUD Bolmong itu sendiri, dimaskudkan untuk mengenal lebih dekat para kandidat dan mencairkan ketegangan di antara keempat pasangan, terlebih telah berakhirnya masa kampanye yang berlangsung selama dua pekan terakhir ini.
Di sisi lain, acara ini turut dihadiri Bupati Bolmut Drs HR Makagansa, Sekda Drs Recky Posumah, Asisten I dan II, juga sejumlah legislator Bolmut dan perwira penghubung Kodim dan Polres Bolmong.
Di sisi lain, sebagai pelaksana empat tugas pokok, antaranya menyelenggarakan pilkada Bolmut hingga penyerahan jabatan kepada bupati yang defenitif, menurut Bupati Makagansa, peran empat kandidat dan seluruh masyarakat Bolmut sangat menentukan berlangsungnya pilkada yang baik dan tidak terjadi perpecahan antar sesama. "Diharapkan penyelenggaraan Pilkada Bolmut akan berlangsung baik dan damai," kata Makagansa.
MASA TENANG
Minggu hingga Selasa (17/06), adalah masa tenang pilkada Bolmut. Ketua Panwasda Bolmut Gandi Goma, menghimbau kandidat untuk tidak melakukan kampanye baik secara terbuka maupun tertutup.
“Kampanye telah usai, selama tiga hari ke depan, masyarakat sudah tidak akan melihat lagi aktivitas kandidat bersama tim suksesnya. Para calon juga dilarang melakukan berbagai aktivitas berbau kampanye. Bila kedapatan melanggar aturan, maka akan dikenai sanksi,” papar Gandi.
Panwas juga akan menurunkan segala bentuk antribut kampanye mulai dari spanduk dan baliho tiap ruas jalan Trans Sulawesi hingga ke lorong. "Mulai dari ujung perbatasan Desa Tontulow yang berbatasan dengan Propinsi Gorontalo hingga ke Desa Sang yang berbatasan dengan Bolmong, kami telah menurunkan segala bentuk atribut dari seluruh pasangan calon," kata Gandi.(fai)
|
|