|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Berita
Pendidikan dan Budaya
|
16 Juni 2008
|
Priska Luise Nobel Sondakh
Be The Best Be Your Self, Be The Best Be My Self
APA yang Anda lakukan itulah yang terbaik bagi Anda dan apa yang saya lakukan itulah yang terbaik bagi saya. Itulah merupakan motto hidup yang dipegang gadis cantik peraih rangking tertinggi Program IPA dalam UN tahun 2008 ini.
Dialah Priska Luise Nobel Sondakh, siswi SMA Kristen Eben Haezer Manado. Menurut putri tercinta Boyke Sondakh dan Sandra Makal ini, sebelum mengikuti ujian dirinya membekali diri dengan mengikuti pengayaan di sekolah, les dan belajar kelompok juga belajar mandiri di rumah.
Hasilnya sungguh membanggakan, karena Pris, demikian dia biasa disapa, berhasil meraih prestasi gemilang dan sebelumnya tak terbayangkan olehnya. “Aduh, saya kaget skali waktu nama saya keluar di Harian Komentar. Saya langsung di telepon oleh saudara. Katanya saya meraih nilai tertinggi Program IPA. Saya sangat bersyukur kepada Tuhan dan juga mama dan papa yang selalu memberikan saya dorongan semangat untuk selalu belajar,” akunya.
Saat ditanya rencananya ke depan dirinya mengatakan bercita-cita masuk Fakultas Kedokteran Unsrat. Apalagi dirinya telah lulus dalam tes ujian masuk T2 Unsrat. “Ya karena saya hobi biologi, saya ingin masuk ke Fakultas Kedokteran, meski pun dulunya saya mempunyai cita-cita untuk menjadi Polwan,” ujar Gadis Cantik yang mempunyai Hobi membaca novel ini.
ketika ditanya tentang cowok, dirinya enggan un-tuk menjawabnya, namun baginya saat ini dirinya belum terpikir untuk berpa-caran, “Jujur saya sampai saat ini, belum ada special friend alias 100 persen saya masih jomblo,” kata Pris malu-malu.(ferdinand gioh)
12 Siswa SMA Frater Don Bosco Manado Raih Nilai 10
MANADO-Kepala SMA Frater Don Bosco Manado, Herman Mandagi CMM menyata-kan 12 orang siswanya berhasil meraih nilai 10 untuk mata pelajaran Biologi.
Siswa-siswa tersebut menurut Mandagi ada-lah, Albert Alfonso, Anne Toar, Beatrix Pontoh, Carolus Krisyanto, Chintya Pua, Cristisia Dalima, Cindy Kalensang, Clara Sumeysey, Deiby Angreany, Edward Kosumah, Virgin Ham dan Geraldo Mautofani. Lebih lanjut Mandagi mengatakan prestasi ini, meru-pakan kerja keras guru dan siswa. “Kami mengucapkan terima kasih atas prestasi ini dan diharapkan ke depan prestasi lebih ditingkatkan,” tandas kepsek.(nan)
Besok, Konjen Jepang Gelar Seminar EPA
MANADO-Memperingati 50 tahun persahabatan Indonesia- Jepang, Konsulat Jenderal (Konjen) Jepang di Makassar akan menyelenggarakan seminar yang bekerja sama dengan beberapa universitas di Sulawesi.
Di mana untuk Sulut, kegiatan ini direncanakan akan digelar pada Kamis (19/06) mendatang di Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado. Sementara untuk seminar di Makassar akan digelar di Universitas Hasanuddin (Unhas) 17 Juni 2008.
Nantinya, Kepala Seksi Politik Kedutaan Besar Jepang di Indo-nesia Mr Masaru Sato akan membawakan materi bertema ‘EPA (Economic Partnership Agreement) dan Prospek Hubungan Indonesia-Jepang di Masa Mendatang.’ Juga akan diisi dengan pemutaran film berjudul ‘Benang Merah’ yang khusus diproduksi untuk memperingati 50 tahun persahabatan Indonesia dan Jepang.(nan)
|
|