|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Head
Lines News
|
16 Juni 2008
|
|
Jubir SBY Persilakan FPI Melapor ke Polisi
|
Front Pembela Islam (FPI) akan melaporkan Jubir Pre-siden Andi Mallarangeng ke Polda Metro Jaya lantaran di-anggap menghina FPI. Malla-rangeng pun mempersilakan FPI menempuh jalur hukum. “Ini adalah negara hukum, biar diselesaikan secara hu-kum,” ujar Mallarangeng, Minggu (15/06).
Menurut pria berkumis tebal ini, langkah FPI tersebut jauh lebih baik daripada main hakim sendiri. “Silakan saja kalau mau melakukan tin-dakan hukum. Itu jauh lebih baik daripada main hakim sendiri,” kata pria asli Ma-kassar ini.
Namun demikian, Andi mengaku lupa telah menyebut pelaku kerusuhan Monas adalah ormas-ormas sinting.
“Saya nggak merasa ngo-mong gitu. Nggak mukul kok mau dituntut,” kata alumni Fisipol UGM ini. Sebelumnya, dalam sebuah talkshow di stasiun TV swasta, Malla-rangeng menyebutkan pelaku kekerasan Monas adalah ormas-ormas sinting. Hal ini tidak diterima baik FPI. “Tinggal tunggu rekaman itu datang. Berkasnya sudah ada. Kalau dapat besok, ya kemungkinan besok akan dilaporkan ke Polda,” ujar Ke-tua LBH FPI Sugito Atmopra-wiro, usai menjenguk klien-nya di Tahanan Narkoba Pol-da Metro Jaya, Minggu (15/06). Pernyataan Andi tersebut keluar saat dia menjadi na-rasumber acara yang dipandu adiknya sendiri, Rizal Malla-rangeng, Save Our Nation, tiga hari setelah penangkapan Ketua FPI Habib Rizieq oleh polisi. FPI menyayangkan pernyataan yang menyudut-kan ini.
“Kok Andi Mallarangeng jadi ikut-ikut terprovokasi yang menurut saya kurang baik. Juru bicara kok ikut bicara yang sangat memojokkan FPI, sangat tidak profesional,” kata Sugito. Kalau memang FPI ber-salah, menurut Sugito, biar-lah hukum yang akan mem-prosesnya. “Kalau memang laskar melakukan kekerasan, silakan diproses secara hu-kum,” pungkasnya.(dtc)
|
|