HANYA SATU UNTUK SEMUA

 

 
NEWS CATEGORIES

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)

Head Lines News

16 Juni 2008

Gereja Pertama di Dunia Ditemukan di Bawah Tanah


Arkeolog Yordania meng-klaim telah menemukan sisa bangunan gereja pertama di dunia yang sudah berumur 2.000 tahun. Demikian lapor-an The Jordan Times seperti dilansir AFP, baru-baru ini. “Kami telah menemukan apa yang kami yakini sebagai gereja pertama di dunia tahun 33 Masehi sampai 70 Masehi,” terang Kepala Pusat Rihab Yordan bagi Studi Arkeolog, Abdul Qader al-Husan. 
Ia menuturkan bahwa gereja itu ditemukan di bawah Ge-reja Saint Georgerous, di ma-na gereja itu sendiri berdiri ta-hun 230 Masehi di Rihab, utara Yordania dekat perbatasan Suriah. “Kami memiliki bukti untuk meyakini bahwa gereja ini melindungi penganut Kristen pertama (70 orang Kristen),” terang Husan. 
Orang-orang Kristen ini yang digambarkan dalam sebuah mosaik sebagai “70 orang yang dikasihi Tuhan,” disebut-sebut berhasil menye-lamatkan diri dari penyiksaan di Yerusalem dan mendirikan gereja di utara Yordania, tambah Husan.
Ia mengutip sumber-sumber sejarah yang mengatakan mereka hidup dan menjalani ritual keagamaan di gereja bawah tanah dan hanya me-ninggalkannya setelah Kristen dianut penguasa Roma. Deputi Bishop Keuskupan Agung Ortodoks Yunani, Archiman-drite Nektarious menggambar-kan penemuan itu sebagai “pe-nemuan penting bagi umat Kristen di seluruh dunia.”
Para peneliti menemukan barang pecah belah abad ke-3 dan 7 yang mereka sebut me-nunjukkan bahwa umat Kris-ten pertama itu dan para peng-ikut mereka menetap di ka-wasan itu sampai penguasa Ro-ma memeluk Kristen. Di dalam gua itu terdapat sejumlah tem-pat duduk batu yang diyakini disediakan bagi pendeta, se-mentara area berbentuk ling-karan diyakini sebagai gereja-nya. Juga terdapat terowongan panjang yang diyakini menuju pada sumber air, tambah ar-keolog-arkeolog tersebut.
Rihab sendiri adalah tempat bagi total 30 gereja dan Yesus serta perawan Maria diyakini pernah menetap di kawasan itu, tandas Husan.(afp/sib) 

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin