|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Head
Lines News
|
16 Juni 2008
|
|
Belanda Tantang Portugal di Final
|
TIM Belanda yang diramalkan menjadi juru kunci di Grup C, tampil meyakinkan sebagai juara grup, sekaligus memutarbalikkan prediksi yang ada. Hebatnya, dua finalis Piala Dunia 2006 dicukur secara meyakinkan. Italia dilumat 3-0 dan terakhir Prancis dipecundangi 4-1 oleh pasukan Marco van Basten.
Tiket perdelapan final pun sudah digenggam. Runner up Grup D (antara Swedia atau Russia) akan jadi lawan Tim Oranye. Dengan
penampilan yang diperlihat-kan saat ini, Belanda dipre-diksi maju ke semi final yang kemungkinan bentrok dengan Spanyol.
Jika melewati Matador dan tembus final, Belanda sangat berkeinginan menantang Portugal. Harapan ini disam-paikan bek Belanda, Giovanni Van Bronckhorst. ‘’Portugal dan Spanyol masuk kandidat peraih trofi, tapi kami berha-rap bertemu Portugal di ba-bak final,’’ kata pemain Belan-da keturunan Indonesia ini.
Gio sendiri sangat yakin jika timnya bakal tampil di laga puncak pada 29 Juni menda-tang. Namun ia menilai, Por-tugal dan Spanyol juga memi-liki kans yang sama dengan Belanda tampil sebagai juara. “Untuk saat ini, ketiga tim itu inilah yang menunjukkan performa brilian. Saya harap Belanda akan bertemu Portu-gal di final,” papar Gio seperti dikutip Goal, Minggu (15/06).
“Saya juga sangat senang dengan permainan Belanda sekarang ini. Kami telah menghasilkan sesuatu yang luar biasa. Mencetak tujuh gol dan hanya kebobolan satu gol. Selain itu, kami juga suk-ses meraih poin sempurna di dua laga awal dan dipastikan lolos ke perempat final,” tam-bahnya.
Pada bagian lain, suporter Belanda dipastikan kian ber-limpah, setelah para pendu-kung tuan rumah Swiss mulai beralih kepada Der Oranje di Euro 2008. Performa Belanda telah memikat hati para peng-gila bola Swiss. “Dengan du-kungan dari warga kami, ada sekitar 100 ribu orang yang menggunakan warna oranye di Kota Bern kemarin malam,” kata Direktur Turnamen Bern, Marcel Bruelhart.
Sungguh menarik melihat warga Swiss bisa bereaksi spontan. Swiss sendiri sudah dipastikan tersingkir dari Euro 2008 setelah mengalami dua kekalahan di Grup A dari Republik Ceko dan Turki. Uniknya, dukungan Swiss justru membuat orang Belan-da bingung. Fakta adanya orang yang mengenakan war-na oranye, namun tidak me-ngerti bahasa Belanda justru terkesan aneh.
“Ya, agak aneh. Kami adalah orang-orang terbuka dan terbiasa berbicara dengan siapa pun yang berkostum oranye. Namun beberapa hari terakhir, kami justru mene-mui tatapan kosong dari orang yang tak mengerti ba-hasa kami,” ujar Rob Polder-man, Sekretaris Persatuan Suporter Belanda.
Ketika Belanda mendapat suntikan spirit dari fans Swiss, malah Portugal yang ditantang Belanda di final, dilanda sedikit masalah internal. Situasi di skuad Por-tugal sedang tidak kondusif, menyusul pengumuman Luiz Felipa Scolari bahwa dirinya akan menjadi pelatih Chelsea sesuai Euro 2008.
Pengumuman yang dilaku-kan sesaat setelah Portugal menang 3-1 atas Republik Ce-ko tersebut, membuat para pe-main Portugal terkejut, bah-kan mereka menilai Scolari telah berkhianat. Pasalnya, beberapa hari sebelumnya, pelatih berjuluk ‘Big Phil’ ter-sebut, meminta kepada para pemain untuk tidak membica-rakan soal masa depannya hingga Euro 2008 usai. Atas pernyataan tersebut, bebera-pa pemain merasa dikhianati. Scolari dinilai tidak menepati ucapannya sendiri.
“Para pemain kini meragu-kan apa yang dia katakan berbeda dengan apa yang dilakukannya,” ujar sebuah sumber yang dekat dengan Tim Portugal kepada The Sun.
GELAR TREBLE
Partai Belanda vs Portugal disebut-sebut final ideal di Euro 2008. Jika ini terjadi, ada dua pemain MU di kedua kubu yang dipastikan akan merebut gelar treble musim ini, yakni sebagai juara Pre-miership, juara Champions dan tentunya jawara Euro 2008.
Kedua pemain yang me-mungkinkan merebut ‘hat-trick’ gelar tersebut adalah Edwin Van Der Sar (VDS) di kubu Belanda dan Christiano Ronaldo (CR7) di kubu Por-tugal. Kedua pemain MU ter-sebut, saat ini telah me-ngantongi gelar juara premier-ship (juara liga tertinggi di Inggris) dan juara Champions 2008 bersama ‘Setan Merah’ (julukan MU).(anq/tim*)
|
|