HANYA SATU UNTUK SEMUA

 

 

NEWS CATEGORIES

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)

Berita Hukum dan Kriminal

16 Juni 2008

Lintas Berita Hukrim


Pria Maumbi Tewas Ditombak Kakak Kandung
Aksi pembunuhan melibatkan keluarga kembali terjadi. Seperti dialami Jeffry Malonga Sale (37), warga Maumbi Bawah, Kecamatan Kalawat, Kabupaten Minut ini tewas ditombak setelah berselisih paham dengan sang kakak, LM alias Lea (39), Minggu (15/06). 
Jeffry meregang nyawa dalam perjalanan ke RS Prof Kandou akibat luka tusukan yang dide-ritanya. Sedangkan Lea dijemput patroli rayon C dan tim buser Pol-tabes Manado di rumahnya sete-lah mendapat laporan dari warga. 
Saat diperiksa di Poltabes Ma-nado, Lea mengaku dirinya meni-kam sang adik karena kesal dipu-kuli korban. Pemukulan berawal sekitar pukul 11.00 WITA, saat itu Jeffry mengamuk di rumah Lea sambil membawa pipa besi sekitar 50 cm. 
Selain memukul, korban juga sempat menginjak-injak Lea se-hingga mengalami pusing. Sejum-lah warga yang melihat kejadian enggan melerai karena takut turut jadi korban. 
Usai dijejali bogem, Lea yang dalam keadaan pusing kemudian menenangkan diri di rumah dan beberapa jam kemudian ia pun bermaksud membeli rokok di wa-rung. Saat itu ia kembali bertemu dan dikejar Jeffry. Lea segera lari ke rumah dan mengambil jubi (panah ikan). Ketika korban hen-dak menyerangnya lagi, Lea langsung menembakkan panah tersebut dan tepat menembus dada korban. Jeffry pun akhirnya tewas dalam perjalanan ke ru-mah sakit. 
Kasus ini akan dilimpahkan Pol-tabes ke Polres Minut mengingat TKP masuk dalam wilayah Polres Minut.(art)

Mayat Tanpa Identitas Ditemukan 
Terapung di Pantai Malalayang
Manado-Sejumlah warga yang sedang asyik berekreasi di Pantai Malalayang dikejutkan oleh pene-muan mayat terapung, Minggu (15/06) sekitar pukul 11.30 WITA. Diperkirakan korban tewas bebe-rapa hari sebelumnya karena kon-disi mayat sudah membengkak.
Mayat pertama kali ditemukan oleh Afri Bawendu (31), warga Ke-lurahan Malalayang Dua, Lingku-ngan IV. Saat itu dirinya sedang sibuk mencari kerang di laut dan melihat sebuah benda besar tera-pung. Setelah diamatinya, ternya-ta benda tersebut adalah mayat pria. Ia pun segera melaporkan pe-nemuan mayat tersebut ke pihak berwajib. 
Petugas Polsek Malalayang dan unit patroli rayon A segera bergerak ke TKP. Dengan menggunakan pe-rahu, dua anggota berusaha meng-angkat mayat ke pantai. Saat dibawa ke pantai, kondisi mayat sudah mem-busuk dan mengeluarkan bau busuk yang menyengat. 
Petugas kesulitan mengidentifikasi mayat tersebut karena tak menemu-kan KTP atau tanda pengenal lain-nya. Hanya saja ketika ditemukan, mayat mengenakan kaus oblong putih dan celana pendek loreng sampai lutut, berambut hitam lurus dan kedua kakinya terdapat tato. Selanjutnya mayat Mr. X dibawa ke RS Prof Kandou untuk diperiksa lebih lanjut. 
Sementara itu, Kapolsek Malala-yang, AKP Arief Fajar mengatakan penyebab kematian masih dalam penyelidikan dan mengimbau agar warga yang kehilangan anggota keluarga bisa mendatangi RS Prof Kandou. “Soalnya tak ada identitas satupun pada korban. Jadi bagi mereka yang kehilangan anggota keluarga bisa datang untuk menge-nali korban,” ujarnya.(art)

Tak Kembalikan AJB Tanah, IRT Singkil Dilapor ke Polisi
Manado-RP (65), IRT (ibu rumah tangga) warga Singkil I, Lingkungan v, Kecamatan Singkil, Manado, terpaksa dilaporkan Agnes Ismiran (49), warga yang sama, ke Poltabes Manado akhir pekan silam. Pasalnya, RP dinilai telah menggelapkan surat Akta Jual-Beli (AJB) tanah milik Agnes.
Kepada polisi, Sabtu (14/06) siang, Agnes menyatakan keberatan terhadap RP yang tak mau mengembalikan AJB tanah miliknya. Akta tersebut berada di tangan RP sejak 1993 karena RP diminta membantu menjual tanah mereka. Namun hingga sampat saat ini, tanah tersebut belum ada yang membeli dan AJB tak kunjung dikembalikan.(art)

Taruhan Balap Kuda Pakai PS, Enam Warga Digaruk Patroli
Manado-Tak bisa bertaruh di balapan kuda yang sesungguhnya ternyata tak membuat enam warga Paal 4 kehilangan akal. Buktinya, mereka menemukan jalan lain de-ngan bertaruh lewat sebuah game PlayStation (PS).
Namun demikian, kegiatan yang dilakukan di wartel KUD “S” di Ke-lurahan Paal 4, Lingkungan III, Ke-camatan Tikala, Manado, Sabtu (14/06) sekitar pukul 13.20 WITA ter-sebut, tak berlangsung lancar seper-ti yang diharapkan para pelaku. Pa-salnya, unit patroli rayon C Poltabes Manado berhasil memergoki mereka saat sedang bertaruh, setelah men-dapat laporan dari warga sekitar. 
Menariknya, saat petugas mela-kukan penggerebekan, dua orang berhasil meloloskan diri dengan melompati sungai kecil di bela-kang wartel. Usai menggrebek, petugas pun menggiring keenam warga masing-masing JK alias Jolly, FH alias Angky, LT alias Leo, FL alias Fendy, HL alias Herry dan JP alias Jemmy.(art)

Rumah Dua Lantai di Sartum Ludes Terbakar
Kebakaran kembali melanda Manado. Kali ini si jago merah melalap sebuah rumah dua ting-kat di belakang Hotel Quality, tepatnya di Kelurahan Sario Tumpaan (Sartum), Lingkungan III, Kecamatan Sario, Manado.
Api pertama kali menjilati ru-mah milik Adri Lee Borobus alias A Khong (54) tersebut se-kitar pukul 17.25 WITA. Kobaran api makin membesar karena di dalam garasi rumah terdapat tumpukan kaleng cat dan thiner sehingga api sulit di-kendalikan. 
Apalagi pintu garasi yang ter-buat dari besi sulit untuk di-bobol. Malah karena ceceran bahan kimia sampai ke selokan, api pun tampak membakar sa-luran air tersebut. Namun se-telah diterjunkan sedikitnya empat unit truk damkar, api ba-ru bisa dipadamkan sekitar pukul 19.00 WITA. 
Menariknya, aparat kepolisian dan aparat kelurahan sempat kesulitan mencari tahu pemilik rumah tersebut. Pasalnya si pemilik jarang tinggal lama di rumah tersebut dan cenderung tertutup.
Bukan hanya itu, sejumlah warga sempat khawatir adanya korban jiwa dalam kejadian tersebut. Sebab mereka sempat melihat seorang wanita pem-bantu berteriak ada kebakaran dari lantai dua. 
Namun sampai api padam dan petugas masuk ke dalam mela-kukan pencarian, wanita berna-ma Laurensia tak ditemukan. Diperkirakan wanita tersebut meloloskan diri lebih dahulu sebelum api membesar.
Sementara itu, Kapolsek Sa-rio AKP Jefferson Batewa mengatakan kerugian material diperkirakan sekitar Rp 1,5 miliar dan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan kepolisian. “Korban jiwa belum ditemukan. Pembantu bernama Laurensia masih kita cari,” tu-tur Batewa.(art)


Lima Remaja Kelurahan Bunaken 
Bantah Lakukan Pemerkosaan
Manado-Kasus pemerkosaan terhadap gadis usia 14 tahun, Mumun (bukan nama sebenarnya), yang melibatkan lima remaja tanggung, Kamis (12/06) pekan lalu kembali disidang di Pengadilan Negeri Manado dengan agenda pemeriksaan terdakwa. Namun dalam sidang, para terdakwa masing-masing IK alias Kobo, DK alias Darul, FL alias Farlan, ST alias Sukman dan ST alias Sunarya, kelimanya warga Kelurahan Bunaken, Lingkungan V, Kecamatan Bunaken, tidak mengakui atau membantah telah melakukan pemerkosaan. 
“Kami tidak melakukan pemerkosaan pada korban,” kata para terdakwa di hadapan Hakim tunggal D L Tobing SH.
Sementara itu, korban dalam keterangannya juga membantah pengakuan para terdakwa. Menurut korban yang melakukan pemerkosaan terhadap dirinya adalah kelima terdakwa. “Pak hakim, dorang yang perkosa pa kita,” tukas korban.
Sementara itu, usai persidangan salah satu terdakwa sempat terlihat mengancam korban. Tak pelak, ibu korban yang saat itu mendampingi anaknya jadi emosi dan marah-marah. “Kurang ajar, so perkosa pa kita pe anak le kong ba ancam,” ucap ibu korban yang terus mendampingi anaknya.
Menurut JPU Reyske Salindeho SH, peristiwa tersebut terjadi pada 14 November 2007 sekitar pukul 22.00 WITA di Kelurahan Bunaken, Lingkungan V, Kecamatan Bunaken. Saat itu kelima terdakwa bertemu dengan korban di jalan, kemudian menarik korban ke tempat sunyi dan memperkosanya secara bergantian.(uly)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin