CLOSE PAGE : PRINT NEWS

 

 

 
NEWS CATEGORIES
Mimbar Keagamaan
Opini Redaksi
Seputar Manadoku 
Politik Pemerintahan
Pendidikan Budaya
Bisnis Ekonomi
Hukum dan Kriminal
Historika dan Tokoh
Bolamania Tribun

BERITA DAERAH
Minahasa Induk
Minahasa Selatan
Minahasa Tenggara
Tomohon
Bitung 
Sanger dan Talaud 
Bolmong 

REDAKSI INFO.
About Us

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 (Hunting),
Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)
 

  

Berita Minahasa Minut  

16 Juni 2008

Canangkan ‘Minut Go To Green dan Hutan Kenangan’
Singal: Pulihkan Kerusakan Hutan 19.648 Hektar Minut!

 

 IKUTI BERITA LAIN

Warga Pertanyakan Drainase Induk
Penyimpangan Satu Item DAK 
Pendidikan Capai Ratusan Juta Rupiah
Studing Dewan Disorot

Kerusakan hutan di Minahasa Utara (Minut) sangat meng-khawatirkan. Bahkan berdasarkan data Peta Penafsiran Citra Landsat tahun 2001, dengan skala 1:250.000, sejumlah kawasan hutan di Minut, kerusakannya mencapai 19.648 hektar. Terkait hal ini, dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup Tingkat Sulut, Jumat (13/06), yang dipusatkan di Minut, Plt Bupati Drs Sompie Singal MBA mencanangkan ‘Minut Go To Green dan Hutan Kenangan’.

Keprihatinan akan kerusak-an hutan di Minut sangat ber-alasan. Sebab total kerusakan 19.648 hektar ini, merupakan akumulasi kerusakan pada tiga jenis hutan yakni Hutan Bakau, Hutan Lindung dan Hutan Produksi Terbatas. 
Untuk Hutan Bakau (HB) dari luas lahan 3.875 hektar, kerusakannya mencapai 1.966 hektar atau 50 persen dari luas HB. Sedangkan Hu-tan Lindung (HL) dari luas lahan 12.618 hektar, keru-sakannya mencapai 8.667 hektar atau 68 persen. Se-dangkan Hutan Produksi Terbatas (HPT) dari luas lahan 9.684 hektar, kerusakannya mencapai 9.015 hektar atau sekitar 93 persen. 
Berdasarkan data dari Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Pemkab Minut, luas hutan baik HB, HL dan HPT plus wilayah konservasi, luasnya mencapai 28.649 hektar. Ini berarti dari luas hutan yang ada, kerusakan-nya sudah mencapai lebih dari 50 persen. 
“Ini harus mendapat perha-tian serius bagi kita semua. Apakah yang harus kita laku-kan untuk memulihkan keru-sakan hutan-hutan tersebut. Tentunya semua kembali pa-da hati kita, apakah kita pe-duli pada anak cucu kita nan-ti. Lewat peringatan Hari Ling-kungan Hidup ini, sebagai Plt Bupati Minut saya menca-nangkan gerakan ‘Minut Go To Green dan Hutan Kenang-an’,” kata Singal saat ditemui usai kegiatan tersebut.
‘Minut Go To Green dan Hu-tan Kenangan’ lanjut Singal merupakan perpaduan sema-ngat untuk menghijaukan kembali kawasan hutan yang rusak di Minut. “Tentu ini tantangan berat bagi kita se-mua. Tetapi jika ada kemau-an di hati kita, di hati masya-rakat untuk memulihkan kembali hutan yang rusak, itu berarti kita bertanggung jawab pada kelangsungan hidup anak cucu kita nanti. Ingat satu pohon yang dita-nam, dipelihara dan bertum-buh kokoh, sangat besar manfaatnya,” tegas Singal.
SHS: JANGAN BERHENTI MENANAM
Gebrakan yang dilakukan Singal setidaknya mendapat apresiasi tersendiri dari Gu-bernur Sulut, SH Sarunda-jang (SHS). 
“Tekad, komitmen dan tin-dak lanjut yang dilakukan Plt Bupati Minut dan seluruh masyarakat Minut patut di-hargai. Ini membuktikan se-mua elemen masyarakat me-miliki komitmen bersama mengantisipasi perkembang-an masalah lingkungan, se-bab hal inilah yang didam-bakan dunia saat ini. Jadi jangan bosan-bosan mena-nam,” jelasnya.
Selain membenahi hutan yang rusak, SHS mengharap-kan masyarakat Minut mena-nam komoditi produktif. 
“Harapan kami sebagai pe-merintah Sulut, ‘Minut Go To Green dan Hutan Kenangan’ dapat menunjang WOC 2009 sebab sesudah WOC nanti, saya yakin Minut pasti ber-kembang karena dalam ajang tersebut para pemimpin ne-gara hadir dan berkesempat-an melihat berbagai potensi daerah termasuk Minut. Le-tak Minut yang sangat strate-gis diapit dua kota membuat Minut memberikan kontribusi besar bagi perkembangan Su-lut. Saya yakin kedepan Mi-nut berkembang pesat. Ini tentu tidak lepas dari dukung-an para wakil rakyat dan se-luruh masyarakat,” jelas SHS panjang lebar.
Terpantau, seluruh elemen masyarakat dilibatkan dalam aksi menaman ribuan pohon. Mereka tersebar di sejumlah lokasi memberikan kenangan dengan menanam pohon demi anak cucu nanti.(irv)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin