|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Berita
Ekonomi dan Bisnis
|
17 Juni 2008
|
|
Kinerja BPOM Sulut Dinilai Lemah
|
Kasus kematian karena miras (minuman keras) yang mengadung bahan beracun, mengindikasikan lemahnya kinerja BPOM (Badan Pengawasan Obat dan Makanan) Sulut. “BPOM banyak kali bereaksi kalau sudah jatuh korban. Hampir tidak pernah BPOM sendiri yang menemukan bahan makanan yang beracun,” ujar Kepala Laboatorium Toksikologi dan Farmasitika Ilmu Perikanan dan Kelautan Unsat Ir James Paulus MSi. Ia mengatakan, bahan alkohol jenis methanol (CH3OH) yang sangat mudah bereaksi dengan tubuh karena sifatnya yang sangat ringan jika dibandingkan dengan Ethanol (CH3CH2OH).
Kasus ini justru harus dipikirkan oleh Pemerintah Propinsi, karena dari formalin kita lalai dan sudah harus memikirkan kinerja para birokrat tentang pehngawasan, bukan hanya urusan lain saja yang diperhatikan. Karena saat ini sudah banyak kasus kematian karena alkohol.
“Sementara, untuk masyarakat Sulut yang gemar mengkonsumsi minuman keras, kasus tersebut hendaknya menjadi perhatian untuk menghilangkan budaya yang suka minum minuman keras,” tambahnya.(jef)
|
|