|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Head
Lines News
|
17 Juni 2008
|
|
Sebelum Lengser, Bush
Ingin Kado ‘Osama Dibekuk’
|
Kunjungan ‘terakhir’ Presi-den Amerika Serikat (AS), Geor-ge W Bush ke Inggris, bukan se-kadar ‘perpisahan’ belaka de-ngan Kerajaan Inggris. Namun kunjungan itu bermakna khusus, yakni agar Bush bisa menda-patkan kado ‘Osama bin Laden dibekuk’ sebelum dirinya leng-ser sebagai Presiden AS.
Buktinya, Sunday Times me-laporkan bahwa Bush telah me-minta bantuan pasukan khusus Inggris dalam upaya terakhir untuk menangkap Osama bin
Laden, sebelum ia meninggal-kan Gedung Putih. Beberapa sumber intelijen dan keaman-an di Washington dan London mengkonfirmasikan, perbu-ruan baru, kini tengah dilan-carkan terhadap pemimpin se-rangan 11 September di AS itu.
“Jika ia (Bush) dapat menga-takan ia telah membunuh Saddam Hussein dan menang-kap Osama bin Laden, ia dapat mengklaim telah mem-buat dunia jadi tempat yang lebih aman,” kata salah se-orang sumber intelijen AS. Memang, keterangan intelijen mengenai keberadaan Osama tidak jelas.
Namun, Sunday Times me-nyebutkan, beberapa peng-amat politik AS yakin Osama berada di bagian barat-laut Pa-kistan. Salah seorang sumber koran tersebut di Pentagon mengatakan, pasukan AS mem-buru jaringan Al-Qaeda di Pa-kistan, dengan harapan dapat mendorong Osama ke arah per-batasan Afganistan, tempat mi-liter AS dan pesawat pembom dengan peluru kendali me-nantinya, katanya.(gtr/*)
|
|