|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Minahasa Tenggara |
17 Juni 2008
|
|
Marak, Selebaran Gelap
Jatuhkan Kandidat Tertentu
|
Terhitung tinggal sebulan lebih tujuh hari agenda pesta demokrasi di Kabupaten Mitra untuk memilih duet top eksekutif definitif digelar. Seiring dengan itu tensi politik terus meningkat tajam. Perkembangan terkini, masyarakat Mitra mulai dihebohkan dengan maraknya beredar selebaran gelap yang isinya menjatuhkan citra kandidat calon bupati dan wakil bupati tertentu.
Selebaran yang dibumbui isu-isu cerita menyesatkan ini ditebarkan oknum-oknum tak bertanggung jawab. Tujuan-nya jelas yakni memuluskan langkah kandidat pasangan yang mereka dukung.
Menyikapi ini, sejumlah to-koh masyarakat bahkan kala-ngan organisasi kepemudaan seperti Forum Komunikasi Mahasiswa Mitra (FKMM) langsung angkat bicara. Inti-nya mereka mendesak aparat berwajib dalam hal ini pihak Kepolisian untuk segera me-ngusut tuntas dalang dan pe-laku penyebar selebaran gelap tersebut.
Dikatakan Ketua FKMM Jol-ly Tumiwa, desakan itu murni dilandasi tujuan agar stabili-tas pelaksanaan tahapan pil-kada bisa berjalan lancar tan-pa gangguan. “Penebar kam-panye hitam ini jelas-jelas berisikan fitnah dan tujuan-nya untuk mengadu domba para bakal calon bupati dan wakil Bupati. Sebab itu ma-syarakat Mitra diminta dewa-sa dan tidak mudah terpan-cing oleh ulah elit-elit politik yang tujuannya hendak mem-perkeruh situasi jelang pilka-da. Marilah, atas nama persa-tuan dan kerukunan kita jaga daerah yang kita cintai ber-sama ini,” ajak Tumiwa.
Hal senada turut dipertegas tokoh masyarakat Ratahan, Sem Montolalu. Kata dia, ma-syarakat jangan terprovokasi dengan aksi-aksi tak terpuji yang hanya ingin memecah ke-rukunan masyarakat Patokan Esa. Ia juga meminta pihak ter-kait untuk mengusut bahkan menangkap para penebar sele-baran gelap yang dianggap se-bagai provokator di Mitra.(dax)
|
|