|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Kota Tomohon dan Sekitarnya |
17 Juni 2008
|
YLKI Desak Disperindag Sidak Penjualan Miras
Menanggapi berita tewasnya dua mahasiswa di Manado, dan seorang gadis Tondano meng-undang keprihatinan berbagai kalangan. Tak terkecuali Ya-yasan Lembaga Konsumen Indo-nesia (YLKI), Kota Tomohon.
Salah seorang pengurus YLKI, Daniel Kobis Tular menga-takan, kasus yang terjadi di Kota Manado dan Kabupaten Minahasa, merupakan hal yang harus dijadikan cermin untuk Kota Tomohon. Artinya, perlu ada langkah-langkah antisi-patif sebelum kasus yang se-rupa terjadi. “Pemerintah dan masyarakat Tomohon harus mewaspadai hal ini. Jangan sampai kasus serupa terjadi di Kota Tomohon,” ungkapnya.
Untuk itu, Kobis mengata-kan pihaknya sangat mende-sak Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Tomohon untuk segera menindaklanjuti hal ini. “Kami minta agar Di-perindag Kota Tomohon untuk turun ke lapangan melakukan sidak terhadap loaksi-lokasi penjualan produk miras. Itu supaya jika ditemukan ada produk yang kedaluwarsa dan kadar alkoholnya sangat tinggi bisa langsung ditindaklanjuti. Prinsipnya, jangan tunggu sampai ada korban jiwa baru bertindak,” pintanya.
Kobis mengimbau kepada para pengusaha dan penjual miras, untuk mematuhi aturan yang berlaku mengenai kadar alkohol atau izin penjualan yang dikeluarkan pemerintah kota. “Butuh peran serta yang baik dan koordinasi yang terus menerus antara pemerintah, para pengusaha dan penjual miras serta masyarakat Kota Tomohon,” pintanya.(imo)
Terima kasih pada guru, siswa dan orangtua
Eman: Diknas Angkat Citra Kota Pendidikan
Ketua Komisi C DPRD yang membidangi pendidikan, Jem-my Eman, SEAk menyatakan salut dengan hasil yang dito-rehkan para guru dan siswa Ko-ta Tomohon, saat UN 2008 lalu.
“Kami sangat salut dengan ca-paian UN 2008 ini. Karena pro-sentase kelulusan UN 2008 mencapai 98,81 persen, semen-tara tahun lalu hanya 96 per-sen. Belum lagi 4 sekolah SMK se-Kota Tomohon meraih hasil 100 persen kelulusan. Ini ke-naikan yang sangat signifikan dan mengangkat citra kota pen-didikan,” ungkapnya.
Tudingan yang sempat dila-yangkan salah seorang anggo-ta dewan yang berbuntut hingga dinonaktif dirinya dari segala kegiatan DPRD Kota Tomohon ti-dak terbukti, dan terkesan ha-nya mengada-ada. “Dunia pendi-dikan di Kota Tomohon pantas di-berikan apresiasi setinggi-ting-ginya. Apalagi, hasil UN di Tomo-hon lebih baik dari daerah-dae-rah lainnya,” papar Eman, tanpa menggubris tudingan sesama legislator beberapa waktu lalu.
“Komisi C DPRD mengucap-kan terima kasih kepada pihak guru, siswa, orangtua, diknas dan pihak-pihak lain yang turut membantu hingga Tomohon boleh meraih hasil yang mem-banggakan ini,” tukasnya.(imo)
Tinggalkan timbunan tanah di belakang RS Bethesda
Kontraktor Proyek Drainase Disorot Warga
Kinerja kontraktor yang me-nangani proyek drainase di be-lakang Rumah Sakit (RS) Be-thesda Tomohon, mendapat sorotan tajam dari warga ma-syarakat dan para sopir ang-kutan kota.
Pasalnya, timbunan tanah yang dihasilkan dari penger-jaan proyek drainase itu be-lum juga diangkut. Beberapa warga yang ditemui di hala-man rumahnya, Senin (16/06) kemarin, mengaku, tanah di samping drainase yang telah dikerjakan itu sudah lama dibiarkan tertimbun. Akibat-nya, tak hanya banyak rum-put yang tumbuh di timbu-nan tanah itu, tetapi kondisi tanah semakin sulit diangkut karena sudah mulai menge-ras, dan ini diduga sengaja dibiarkan.
“Ini kontraktor so nda profe-sional. Masa beking drainase kong kemudian itu tanah do-rang kase biar. Seharusnya itu kontraktor di-blacklist dari ke-ikutsertaan dilelang proyek. Lia jo itu tanah so keras lanta-ran kena aer hujan, kong tam-bah so tumbuh banyak rum-put,” ujar Denny, salah se-orang sopir angkot trayek Ter-minal Beriman-Kinilow.
Denny mengatakan, pihak-pihak yang telah ditunjuk se-bagai tim pengawas dari Pem-kot Tomohon harus turun ke lapangan, dan memberikan sanksi tegas kepada kontrak-tor itu. “Jangan cuma dapa per-sen, kong nda mo lakukan pe-ngawasan. Pihak-pihak yang diberikan tugas untuk mela-kukan pengawasan agar me-negur kontarktor itu,” pintanya.
Apalagi, menurutnya, seben-tar lagi Tomohon akan meng-gelar event nasional bertajuk Tomohon Flower Festival. “Ja-ngan sampe kontraktor yang nda mo mengganggu pelaksa-naan TFF,” tukasnya.(imo)
Kerap diserbu warga dari luar
Warga Talete I Mengaku Kesulitan MT
Puluhan warga Talete I Keca-matan Tomohon Tengah yang ditemui harian ini, Senin (16/06) kemarin mengaku resah. Pa-salnya, banyak warga yang sulit mendapatkan minyak tanah (MT) di pangkalan mereka. Se-telah diselidiki, ternyata kesu-litan itu bukan dikarenakan stok minyak tanah, melainkan kare-na jatah warga Talete I telah diambil alih oleh warga dari luar.
Salah satu pangkalan minyak tanah yang ada di Kelurahan Talete I, yang tepat berada di pinggir jalan utama Kota Tomo-hon disesaki oleh puluhan war-ga. Koran inipun terpanggil un-tuk menelusuri antrian panjang yang sudah mengundang per-hatian itu.
Usut punya usut, ternyata an-trian panjang itu bukan diaki-batkan karena kurangnya stok MT. Melainkan karena banyak-nya warga dari luar Kelurahan Talete I yang nimbrung. “To-rang le heran, kenapa dorang dari kelurahan laeng mo datang ambe minyak tanah di Talete Satu, padahal dorang pe kelu-rahan lei ada pangkalan minyak tanah. Kalo dorang datang am-be di sini terus, torang yang warga di kelurahan sini justru susah mo dapa beli minyak tanah,” keluh seorang ibu, yang tinggal berhadapan dengan pangkalan tersebut.
Ibu bertubuh gemuk yang tak mau namanya dikorankan ter-sebut mengatakan, warga kelu-rahan Talete I sama sekali tidak mengerti kenapa banyak warga dari luar Talete yang datang mengambil minyak tanah di pangkalan ini. “Mo bilang abis stok nyanda komang. Mungkin lantaran itu pangkalan di jalan umum sampe banyak yang suka ambe di situ. Dan ini keja-dian so sering terjadi,” tukasnya.
Karena itu, dirinya bersama beberapa warga Talete I me-minta pihak Pemerintah Kota Tomohon, melalui Bagian Per-ekonomian, serta Dinas Perin-dustrian dan Perdagangan da-pat menyikapi persoalan ini. “Pemkot harus melakukan pe-nertiban di pangkalan-pang-kalan minyak tanah, supaya pe-layanan minyak tanah diprio-ritaskan kepada masyarakat yang ada di kelurahan di mana pangkalan tersebut berada,” pintanya.(imo)
|
|