HANYA SATU UNTUK SEMUA

 

 
NEWS CATEGORIES

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)

Head Lines News

18 Juni 2008

Cuaca buruk, pelayaran diminta berhati-hati
Sudah Dua Kapal Asal Bitung Tenggelam


Musibah kapal asal Bitung yang tenggelam tidak hanya menimpa KLM Bone Oge Jaya. Dilaporkan, sebelum kapal motor pengangkut kopra tersebut karam, Minggu (15/06) lalu sekitar pukul 19.00 WITA, pada siang hari sebe-lumnya, Kapal Usaha Indah II juga mengalami nasib serupa.
Tenggelamnya Kapal Usaha Indah II yang bertolak dari Pe-labuhan Bitung dengan tujuan Mangoli terjadi sekitar pukul 12.00 WITA di perairan sekitar 6 mil dari Pulau Lembeh. Kepa-la Seksi Syahbandar Pelabuhan Bitung, M Muhaling ketika dikonfirmasi membenarkan tenggelamnya kapal tersebut. 
“Untung saja 10 orang pe-numpangnya berhasil selamat karena sempat ditolong se-jumlah nelayan di perahu katinting dan rakit,” tukasnya. Soal penyebabnya, kata Mu-haling, akibat cuaca buruk yang melanda di perairan Lem-beh berupa angin kencang dan ombak besar. “Karena itu, kami imbau agar berhati-hati dalam pelayaran,” imbaunya. 
Sementara itu, hilangnya enam orang (dua di antaranya dikabarkan sudah meninggal) di KLM Bone Oge Jaya, sampai kini masih dalam pencarian Tim SAR Bitung bekerja sama dengan Basarnas Manado. Keenam korban tersebut, teridentifikasi bernama La Aco, La ode Sahri, Laode Alianto, Erek, Mitos, dan Yos. “Enam orang pada kapal Bone Oge Jaya yang tenggelam itu sedang dicari oleh Tim SAR dan lainnya dan kami sudah berkoordinasi dengan Basarnas Manado un-tuk setiap perkembangan pen-carian korban yang hilang itu,” jelas Ketua Tim SAR Bitung, Drs Arnold Karamoy. 
Diakui Karamoy, sudah ada informasi dua orang telah me-ninggal pada peristiwa tengge-lamnya kapal tersebut yang berasal dari laporan korban yang selamat. Tetapi Tim SAR tetap melakukan pencarian se-mua korban yang belum dite-mukan demi penyelamatan se-kaligus memastikan kebenaran informasi meninggalnya dua orang itu.
Kepala Seksi Syahbandar Pelabuhan Bitung, M Muhaling membenarkan tenggelamnya KLM Bone Oge Jaya itu serta lima orang yang selamat dari kejadian itu. “Enam lainnya belum ditemukan dan kami su-dah meminta bantuan kapal-kapal dan Tim SAR untuk me-lakukan pencarian korban,” jelasnya. 
Di sisi lain, beredar informasi tenggelamnya KLM Bone Oge Jaya diduga karena kapal ter-sebut sudah tidak laik jalan namun entah kenapa diizinkan pihak Syahbandar Pelabuhan Bitung. 
Tidak laiknya kapal tersebut diakui nahkoda KLM Bone Oge Jaya, La Apo bersama pemilik kapal La Efendi. Dalam per-nyataan keduanya secara tertulis, saat itu kapal mereka baru berlayar selama 1 jam dari Pelabuhan Bitung dengan tujuan Halmahera tiba-tiba mengalami kerusakan mesin. Akibatnya, kapal tersebut ha-rus kembali ke Pelabuhan Bi-tung untuk dilakukan perbaik-an. Selanjutnya kapal yang meng-angkut kopra dengan 11 orang di dalamnya kembali berlayar pada pukul 11.00 WITA siang. 
Namun sekitar pukul 19.00 malam, tanpa disangka-sangka dihantam oleh badai dan ge-lombang besar yang menye-babkan kapal pecah dan teng-gelam. Dari laporan tertulis yang ditandatangani Nakhoda La Apo dan pemilik kapal La Efendi kepada Unit SAR Bi-tung, pada saat kejadian posisi kapal berada perairan Pakolor sekitar 40 mil dari Bitung pada haluan 160.(ipa)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin