CLOSE PAGE : PRINT NEWS

 

 

 
NEWS CATEGORIES
Mimbar Keagamaan
Opini Redaksi
Seputar Manadoku 
Politik Pemerintahan
Pendidikan Budaya
Bisnis Ekonomi
Hukum dan Kriminal
Historika dan Tokoh
Bolamania Tribun
BERITA DAERAH
Minahasa Induk
Minahasa Minut
Minahasa Selatan
Minahasa Tenggara
Tomohon
Bitung 
Sanger dan Talaud 
Bolmong 
REDAKSI INFO.
About Us

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 (Hunting),
Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)
 

  

Berita Mimbar dan Keagamaan 

18 Juni 2008

SKB Ahmadiyah Bukan Intervensi Negara

 

 IKUTI BERITA LAIN

Sabtu, Warga GMIM Bakal Macetkan Manado

Lintas Berita Mimbar

Kakanwil Depag Sulut, Dr H Halil Domu MSi mengutip per-nyataan Menteri Agama, Muhammad Maftuh Basyuni, Selasa (17/06) mengatakan, lahirnya SKB tentang Ahmadiyah bu-kanlah intervensi negara terhadap keyakinan seseorang me-lainkan upaya pemerintah sesuai kewenangan yang diatur un-dang-undang dalam rangka menjaga dan memupuk keten-traman beragama dan ketertiban kehidupan masyarakat.
Karena itulah menurut dia, SKB ini perlu disosialisasikan pada masyarakat terlebih gene-rasi muda. SKB tersebut dapat dijadikan pedoman bagi semua pihak dan warga masyarakat untuk menyeselesaikan perma-salahan Jemaaat Ahmadiyah Indonesia (JAI) secara damai dengan mengindahkan aturan hukum yang berlaku.
Menurut dia, sosialisasi SKB tentang Ahmadiyah ini yang pertama kali dilakukan oleh Menteri Agama di hadapan pa-ra pemuda sangat tepat. Apa-bila para pemuda telah mema-hami semangat yang terkan-dung dalam SKB tersebut, maka saya yakin ketentraman dan ketertiban kehidupan ber-agama, bermasyarakat dan bernegara dapat terwujud.
Ditambahkan Domu, menteri dalam mensosialisasikan SKB tersebut memaparkan sejarah dan perkembangan Ahmadiyah dan upaya penolakan yang di-lakukan oleh umat Islam di Ta-nah Air. Beberapa negara juga telah melarang Ahmadiyah di-kembangkan, seperti Malaysia, Brunei Darussalam, Pakistan, Arab Saudi, bahkan Organisasi Islam Internasional, Rabithah Alam Islami juga telah melaku-kan pelarangan.
Di sisi lain Domu mengata-kan, masyarakat Sulut patut berbangga dengan kondisi dan situasi yang tercipta hingga kini. Hal ini dikarenakan masyara-kat Sulut selalu menghargai ke-beradaan umat agama dalam menjalankan ibadahnya ma-sing-masing.(lex)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin