|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Sitaro, Sagihe |
18 Juni 2008
|
|
Densus 88 Bakal Ditarik dari Sangihe
|
Sekitar 800-an anggota Polda Sulut plus personel Densus 88 yang diterjunkan ke sejumlah pulau perbatasan di Kabupaten Sangihe sejak 19 Mei lalu, dikabarkan akan segera ditarik pada Kamis (19/06) esok.
Dari informasi yang didapat, operasi yang dilakukan untuk pengamanan wilayah perba-tasan dari tindakan ilegal se-perti penyelundupan, teroris-me, kejahatan transnasional serta kejahatan terhadap ke-kayaan negara tersebut, tidak ada tanda-tanda mencuriga-kan. “Tidak ada temuan berarti. Bahkan saat kita masuk ke Pu-lau Tinangkareng saat tengah malam, tidak ditemui adanya barang selundupan atau pun teroris yang bersembunyi di sa-na. Begitu juga dengan pulau terluar seperti Marore. Kita juga tidak menemukan pamboat yang biasanya melakukan illegal fishing. Semuanya 86 (aman terkendali),” ujar dua personel dari Densus 88 dan Polair Polda Sulut, saat ditemui wartawan di Safeboat Polair Nomor Lambung 011 dan 012, di Pelabuhan Tahuna, Selasa (17/06) pagi kemarin.
Kedua aparat berbadan te-gap yang mewanti-wanti agar namanya tak dikorankan ini mengaku kecewa dengan hasil ini. “Misi ini mungkin telah bo-cor dan diketahui terlebih da-hulu,”prediksi mereka.
Sementara, Kadensus 88 Polda Sulut AKBP Suseno keti-ka dikonfirmasi terpisah ma-sih enggan memberi ketera-ngan kepada wartawan. “Aduh, tidak enak kalau saya yang ngomong. Nantilah dari Polda yah,” ujar Suseno ra-mah. Dirinya juga belum bisa memastikan apakah para per-sonel akan segera ditarik atau belum. “Sprint-nya belum tu-run tuh. Jadi belum pasti kita ditarik Kamis nanti,” tambah-nya. Diketahui, selain perso-nel dari Densus 88, Polair, Bri-mob, Reskrim, Intel dan Sa-mapta Polda Sulut, operasi ini juga melibatkan aparat Polres dan Poltabes Manado.(yha)
|
|