|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Minahasa Tenggara |
19 Juni 2008
|
|
Diterpa gelombang besar
Dua Nelayan Hilang di Perairan Belang
|
Diduga akibat cuaca buruk yang melanda wilayah perairan Belang dalam beberapa hari terakhir ini, dua nelayan tradisional asal Desa Tumbak Kecamatan Belang yang hanya diketahui berinisial DS dan AP, dilaporkan hilang saat melaut. Peristiwa menggegerkan itu terjadi Minggu (15/05) sekitar pukul 16.00 WITA, dengan lokasi kejadian 30 mil dari bibir pantai Belang.
Sebagaimana diceritakan Sam Kandow, salah satu juragan ka-pal dan pengusaha ikan asal Desa Belang, peristiwa itu ber-mula saat tiga karyawannya masing masing Tamu, Ato dan Idris, Rabu (11/06) lalu, dengan menggunakan perahu pelang berbobot mesin 40 PK, melaut di sekitar perairan laut Maluku. Saat itu mereka berpapasan de-ngan perahu DS dan AP, warga pendatang dari Banggai, Sula-wesi Tengah yang mengguna-kan perahu lambut.
Selama tiga hari melaut, tepat-nya hingga Sabtu (14/06) akhir pekan lalu, cuaca di laut tetap cerah tidak menunjukkan per-ubahan. Namun pada Minggu (15/06) sore, mendadak muncul gelombang ombak besar yang kemudian menggulung perahu mereka hingga tenggelam.
Dua perahu saat itu diterpa ombak besar. Termasuk perahu kedua korban dan perahu yang dinaiki Tamu, Ato dan Idris. Nasib berkata lain, tiga karya-wan Sam Kandow dilaporkan selamat setelah terapung se-lama dua hari lamanya. Keti-ganya berhasil ditolong KM Mer-curi yang juga kapal milik Sam Kandow, ketika sedang berope-rasi mencari ikan Tuna di sekitar lokasi kejadian.
Sedangkan nasib DS dan AP hingga berita ini diturunkan masih tak diketahui keberada-annya. “Perahu saya tenggelam dan kerugian ditaksir sekitar Rp 40 jutaan ditambah mesin Ya-maha 40 PK,” kata Kandow.
Akibat peristiwa itu, hingga saat ini nelayan Belang belum berani turun melaut untuk mencari ikan. Peristiwa ini telah dilaporkan ke aparat Polsek Be-lang. Kapolsek Belang AKP John Tarondek melalui Kanit Serse Brigadir Irwanto Lungkang ke-tika dikonfirmasi membenar-kan peristiwa itu. “Kami akan menelusuri penyebab kejadian tersebut. Diimbau juga kepada para nelayan yang beropersi mencari ikan, diharapkan du-kungan untuk ikut mencari kedua korban,” ujarnya.(dax)
|
|