CLOSE PAGE : PRINT NEWS

 

 

 
NEWS CATEGORIES
Mimbar Keagamaan
Opini Redaksi
Seputar Manadoku 
Politik Pemerintahan
Pendidikan Budaya
Bisnis Ekonomi
Hukum dan Kriminal
Historika dan Tokoh
Bolamania Tribun

BERITA DAERAH
Minahasa Induk
Minahasa Minut
Minahasa Selatan
Minahasa Tenggara
Tomohon
Bitung 
Sanger dan Talaud 
Bolmong 

REDAKSI INFO.
About Us

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 (Hunting),
Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)
 

  

Berita Kota Manado dan Sekitarnya 

20 Juni 2008

Dari penyaluran dana PKH Diduga Ada Tagihan Ilegal

 

 IKUTI BERITA LAIN

Kerja sama dengan polisi tindaki sopir nakal
Tarif Tuminting-Pandu Rp 2900

Munas IV dan Musda II Masyarakat Talaud

Usulu: Pernyataan Itu Hanya Ingin Menjatuhkan Orang

Distakot Enggan Beberkan Bangunan yang akan Dibongkar

Gaji Tukang Sapu di Manado Rp 1 Juta

PT Air Siap Layani Warga Texas di Mayondi

Lintas Berita Kota

Harapan ibu-ibu penerima dana PKH (Program Keluarga Harapan) untuk mendapatkan dana tersebut secara utuh tam-paknya pupus. Pasalnya, penyaluran dana bantuan tersebut diduga dipotong oleh ketua-ketua kelompok penerima.

Terpantau harian ini, Kamis (19/06) kemarin, di tempat penyaluran PKH Kantor Pos Manado sejumlah ibu hamil yang mendapatkan dana ban-tuan tersebut, menyetor uang kepada ketua-ketua kelompok yang besarannya sangat ber-variasi mulai dari Rp 5.000 hingga Rp 10 ribu. Warga penerima PKH pun mengeluh dengan adanya aksi potongan dana tersebut. 
“Torang berharap dana ini bisa utuh mar harus kase akang potongan pa torang pe ketua-ketua kelompok. Soal-nya dorang sebelum pencair-an so bajalang se inga supaya ada potongan dana sukarela,” kata Vera ibu penerima PKH. 
Tugas ketua-ketua kelom-pok dalam program pencairan dana PKH ini, menurut Jhon Tampati Humas PT Pos Indo-nesia, sebagai pegawas dalam melakukan pengecekan terha-dap warga penerima PKH. “PT Pos mewanti-wanti bahwa tidak ada pungutan soal penyaluran PKH. Dan apabila ada poto-ngan, maka itu liar bukan dari PT Pos dan yang melakukan pe-motongan ada tindakan,” terang Tampati saat dikonfirmasi. 
Seperti diketahui, bantuan program pemerintah pusat ter-sebut disalurkan untuk mem-bantu keluarga miskin khusus yang memiliki anggota keluarga sedang sekolah maupun sedang hamil, dengan anggaran ma-sing-masing bervariasi dari Rp 100 ribu hingga Rp 1 juta.(bly)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin