|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Minahasa Minut |
20 Juni 2008
|
|
Terkait masalah Tountalete Rok-rok
Singal-Lahindo Imbau Warga Tenang
|
Komitmen Pemkab Minut dan Pemkot Bitung untuk duduk bersama menyelesaikan masalah yang terjadi di wilayah perbatasan dua daerah ini dibuktikan. Kamis (19/06), Plt Bupati Minut Drs Sompie Singal MBA dan Wakil Walikota Bitung Robert Lahindo SH MSi didampingi jajaran masing-masing melakukan pertemuan. Hasilnya, Singal dan Lahindo mengimbau agar masyarakat tenang dan memberi waktu bagi pemerintah untuk menuntaskan masalah tersebut.
“Hasil dari pertemuan tadi aman. Tidak ada masalah yang tidak dapat diselesaikan ber-sama-sama,” kata Singal kepa-da sejumlah wartawan usai pertemuan kemarin.
Lahindo pun menyatakan hal yang sama. “Yah sama seperti yang diungkapkan Pak Singal bahwa tidak ada masalah yang tidak dapat diselesaikan bersa-ma. Untuk itu masyarakat di-minta tenang. Sebab sama ke-pentingan kita, yaitu bagaima-na masyarakat tenang. Dalam waktu dekat akan ada keputus-an karena ini barulah tahap pertama saya yakin dan per-caya semuanya akan dise-lesaikan,” tandas Lahindo.
Singal dan Lahindo mengata-kan, persoalan ini harus ditun-taskan dimana pertemuan tersebut adalah pertemuan awal yang akan disusul dengan pertemuan-pertemuan selan-jutnya. “Kedua belah pihak membentuk tim masing-ma-sing untuk menuntaskan per-masalahan tersebut. Baik dari Pemkab Minut dan Pemkot Bitung dengan timnya masing-masing. Nantinya tim tersebut akan bekerja sama untuk men-seriusi, menetralisasi supaya di lapangan jelas, mana batas Bitung maupun batas Minut,” ungkap keduanya.
Oleh karena itu selama tim ini bekerja kata Singal dan Lahin-do, tidak boleh ada kegiatan ya-ng mengarah pada hal-hal yang tidak sesuai dengan kesepa-katan-kesepakatan yang bisa memicu tindakan-tindakan yang tidak diinginkan.
“Yang paling pokok masyara-kat harus tenang, jangan ter-provokasi dan membuat gerak-an tambahan sehingga meng-hambat penyelesaian permasa-lahan,” kunci keduanya.(ipa/irv)
|
|