|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Kota Manado dan Sekitarnya |
21 Juni 2008
|
|
Penyimpangan
di Tuminting juga dibeber
Dekot Kritik Ketua Kelompok PKH
|
Wakil Ketua Komisi D Bidang Kesra, Agustine Kambey menyatakan turut menyayangkan sikap para ketua kelompok Program Keluarga Harapan (PKH) yang melakukan Pungutan Liar (Pungli) kepada para ibu-ibu hamil penerima PKH.
“Dorang (para ketua kelom-pok PKH, red) kan sudah ada tunjangan sendiri. Jadi ibu-ibu hamil tidak usah mem-berikan uang kepada mereka, karena sesuai dengan ke-tentuan PKH ini disalurkan untuk ibu-ibu hamil yang di-kategorikan sangat miskin,” tandasnya dengan menam-bahkan, bagi ibu-ibu hamil yang merasa dirugikan si-lakan melapor ke dewan be-serta nama ketua kelompok yang bertindak nakal.
Sementara Sekretaris Ko-misi B Bidang Perekonomian Mor D Bastiaan membeber-kan langsung soal penyimpa-ngan penyaluran PKH di Tu-minting. “Di Kecamatan Tu-minting ibu hamil penerima PKH ada yang memiliki se-peda motor. Hal ini sangat tidak wajar dan ada tindak kecurangan data,” ujarnya.
Senada dikatakan Anggota Komisi D Bidang Kesra dr Frans Walangitan. “Harusnya PKH ini diberikan kepada ibu-ibu hamil yang masuk kate-gori sangat miskin karena bantuan ini bertujuan untuk membantu kebutuhan para ibu-ibu hamil mempersiapkan proses persalinan,” jelasnya.
“Tindakan para ketua ke-lompok memotong dana PKH ini jelas-jelas sangat tidak manusiawi, seharusnya mereka membantu bukan menambah beban,” tambah-nya.(aan)
|
|