HANYA SATU UNTUK SEMUA

 

 
NEWS CATEGORIES

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)

Head Lines News

23 Juni 2008

SPBU di Bitung Diancam Bom 


Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Madidir di Kota Bitung, Sabtu (21/06) sekitar pukul 14.00 WITA akhir pekan lalu, dihebohkan dengan adanya ancaman bom. Akibatnya, pengisian BBM dihentikan selama dua jam.
Tim Gegana dari Brimopda Sulut bersama puluhan per-sonel Polres Bitung terlihat tu-run langsung melakukan penyisiran di SPBU tersebut. Namun hasilnya nihil. An-caman bom tidak terbukti. 
Seperti diketahui, ancaman bom ini berawal dari sebuah pesan singkat (SMS) yang masuk di handphone (HP) milik salah seorang karyawati petugas pengisian BBM di SPBU tersebut sekitar pukul 14.00 WITA. Isi pesan singkat itu berbunnyi ‘’Cwe ng krj dipompa toch? Eh, qt cm mokse tau ada bom disi2, jdi tlg kse tau p ng p tmng2 dg yg pnx pompa blg jam 3 i2 bom somo meledak.’’
Begitu usai membacanya, si petugas tadi kaget dan lang-sung melapor ke bosnya. “Wak-tu kita baca, kita jadi kage dan tako sekali langsung lapor pa bos dan teman-teman karya-wan dan kita nda tau ini sms dari siapa,” ungkap Pingkan Bawole, karyawan SPBU Madidir kepada wartawan sambil menunjukkan nomor HP yang digunakan pelaku te-ror tersebut 
Sementara itu, Kapolres Bitung AKBP Kliment Dwi-korjanto yang dikonfirmasi melalui Wakapolres Bitung Kompol James Sege, tidak mau berkomentar banyak. Dia hanya mengatakan bah-wa kasus tersebut masih da-lam penyelidikan aparat kepo-lisian. “Itu masih dalam pe-nyelidikan, untuk lebih jelas-nya tanya Kasat Rerse,” tan-dasnya kepada Komentar.
Kasat Reskrim Bitung, AKP Asep Darmawan SH SIK keti-ka dikonfirmasi menjelaskan bahwa tersangka pengirim sms bom tersebut masih da-lam penyelidikan. Sebab dari penyelidikan, pelaku membeli nomor yang baru dan nomor tersebut sudah tidak diguna-kan atau sudah dimatikan. “Kemungkinan pelaku juga dekat dengan SPBU tersebut dan lokasinya masih di seki-tar Bitung Timur. Sebelumnya juga perempuan yang mene-rima sms bom, juga meneri-ma sms dari nomor yang sa-ma tapi bukan tentang bom, dan kami akan berupaya agar secepatnya mengidentifikasi pelaku karena ini sudah me-rupakan tindak pidana dan meresahkan masyarakat,” tukasnya.(ipa)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin