CLOSE PAGE : PRINT NEWS

 

 

 
NEWS CATEGORIES
Mimbar Keagamaan
Opini Redaksi
Seputar Manadoku 
Politik Pemerintahan
Pendidikan Budaya
Bisnis Ekonomi
Hukum dan Kriminal
Historika dan Tokoh
Bolamania Tribun

BERITA DAERAH
Minahasa Induk
Minahasa Minut
Minahasa Selatan
Minahasa Tenggara
Tomohon
Bitung 
Sanger dan Talaud 
Bolmong 

REDAKSI INFO.
About Us

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 (Hunting),
Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)
 

Berita Minahasa Tenggara 

23 Juni 2008

Warga minta percepat proyek penahan ombak
Diterjang Ombak Besar, Belasan Rumah di Belang Porak-poranda

 

 IKUTI BERITA LAIN

SK Onibala Dinilai Improsedural

Hasil UN SMP, Tujuh Siswa Tidak Lulus

Hari Ini, Ribuan Pemuda GMIM Rayon X Banjiri Touluaan

Kencangnya terpaan ombak beberapa waktu terakhir ini yang menerpa pesisir pantai Belang, mengundang petaka bagi sejumlah warga di Desa Buku. Dilaporkan, belasan rumah milik warga setempat porak-poranda diterpa ombak kencang yang biasanya muncul saat subuh itu. 

Ceritanya, pada Sabtu (21/06) hingga Minggu (22/06) deburan ombak di pantai Desa Buku terdengar terus membahana. Terpaan ombak yang datang bergelombang disertai angin kencang ini seketika mempo-rak-porandakan bangunan ru-mah warga yang ada di pesisir pantai. Atap seng nampak co-pot terbang melayang ke udara. Ada pula bangunan dapur ru-mah rontok seketika diterpa ombak besar.
Warga yang rumahnya porak-poranda ini dialami Keluarga Jaim-Kalengkongan, Woina-lang-Dolo, Langkun-Mamonto, Sumandak-Mewengkang, Yusuf-Ponosingon, Yusup-Bo-kang, Tumey-Lendong, Len-doan-Tumey, Cornelis-Lang-kun dan Berce Walelang.
Menurut Amir Dolo yang da-purnya hilang, kejadian itu ter-jadi sekitar pukul 04:00 hingga 05:00 WITA subuh. “Ombak dan angin kencang datang me-nerjang sekalian diikuti air pa-sang. Setiap ombak datang, air pantai menuju ke daratan hing-ga bermeter-meter,” kata Dolo.
Selain Desa Buku, di Desa Be-lang Induk sendiri ombak juga merusakan dapur milik ibu Rita Abas, Ros Mukuan, Rani Lu-mindehe dan Non Mailangkay. Namun menurut mereka keru-sakannya tidak parah karena tertolong dengan adanya tang-gul penangkal ombak yang di-bangun pemerintah. 
Menyikapi fenomena alam ini, masyarakat di Desa Buku men-desak agar secepatnya proyek penangkal ombak dibangun. “Jangan hanya di Desa Borgo dan Belang ada pembangunan tanggul penangkal ombak, se-bab kami juga perlu,” serga se-jumlah warga Buku.
Sedangkan Bupati Drs Albert Pontoh MM melalui Asisten III Drs Hilda Saroinsong telah me-nugaskan Kepala Kesbang Mit-ra Decky Rori BA SE untuk me-nyerahkan bantuan berupa sembako di antaranya mie ins-tan, beras, air mineral serta kebutuhan lainnya guna me-ringankan kerugian warga setempat. 
JARING HANYUT
Sementara itu, terjangan om-bak dan angin kencang turut dirasakan di wilayah Desa Ba-saan, Kecamatan Ratatotok. Pu-luhan warga nelayan hampir sepekan ini tidak melaut kare-na gelombang laut dilaporkan mencapai dua meter. Dikata-kan salah satu koordinator ne-layan setempat, Edy Tololiu, ke-rugian tak hanya dikarenakan nelayan tak bisa melaut, tapi jaring-jaring apung mereka yang biasanya ditambatkan di pesisir pantai ikut sobek bah-kan hilang. Diketahui, dalam jaring apung itu banyak me-nyimpan ikan kerapuh tikus dengan jumlah besar yang se-dang dibudidayakan dan ting-gal menunggu panen. Kerugian besar ini dirasakan kelompak nelayan Sari Jaya.(dax)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin