|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Tribun Olahraga |
23 Juni 2008
|
|
PB PON XVII kurang siap
Penginapan Atlet Belum Diatur
|
Hingga dua pekan menjelang pembukaan Pekan Olaharaga Nasional (PON) XVII Kaltim, Panitia Besar (PB) PON ternyata belum mengatur lokasi penginapan atlet. Padahal saat ini, Tim Aju dari seluruh daerah telah berada di Samarinda untuk mempersiapkan kedatangan kontingen mereka masing-masing. Hal ini juga dialami oleh tim Aju Sulut, yang telah berada di Samarinda sejak Jumat (20/06) pekan lalu.
Menurut salah satu tim Aju Sulut, Prof Dr Henky Rogi, yang dihubungi harian ini Minggu (22/06), banyak da-erah yang mengeluh, karena PB PON kurang siap. “Seha-rusnya mereka (PB PON, red) sudah menentukan lokasi pe-nginapan atlet dari setiap kon-tingen, dan saat ini kami ting-gal menentukan kamar dari masing-masing atlet,” ujarnya seraya menambahkan jika PB PON lambat mengatasi masa-lah ini, bisa saja terjadi keka-cauan pada saat kedatangan kontingen nantinya.
Rogi juga mengatakan, Sulut akan menempatkan satu orang official kontingen di setiap da-erah untuk mengatur akomo-dasinya. Tapi dikatakannya, hal tersebut masih akan dibi-carakan lagi dengan pengurus KONI lainnya. “Untuk itu saya akan kembali ke Manado untuk membicarakan hal tersebut,” tambahnya.
Pada bagian lain, Rogi menga-takan ada beberapa cabang olahraga yang ternyata kuota atletnya kelebihan. Seperti cabang menembak, biliar, tinju dan cabang olahraga di bawah FASI. Dijelaskannya, cabang-cabang tersebut tidak ber-koordinasi dengan PB PON terkait berapa atlet yang akan mengikuti PON. Ia mencon-tohkan cabang biliar, di mana PB POBSI menetapkan bahwa atlet yang tampil di SEA Games lolos otomatis ke PON. Tapi ternyata atlet tersebut tidak termasuk dalam kuota atlet yang lolos ke PON. Akibatnya, kuota cabang biliar kelebihan, yaitu atlet yang lolos lewat Pra-PON ditambah dengan atlet yang lolos otomatis. “Tapi un-tuk Sulut tidak ada masalah,” katanya.
Untuk masalah ini, Rogi me-ngatakan, PB PON saat telah sedang menyelesaikannya dengan masing-masing induk organisasi cabang bersangkut-an, dan diharapkan paling lam-bat tanggal 28 Juni semuanya sudah selesai.
Secara umum, Rogi menyim-pulkan bahwa PB PON tidak siap. Sebab selain masalah di atas, ID Card anggota kontingen yang seharusnya sudah selesai pada 16 Juni lalu, hingga kini belum ada. “Saat ini, panitia baru mengeluarkan nomor ID Card untuk atlet dan pelatih, sedangkan ID Card-nya sendiri belum,” katanya.(jou)
|
|