|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Kota Manado dan Sekitarnya |
25 Juni 2008
|
|
Karyawan harus hati-hati
Dekot Beber Jamsostek Banyak yang Kabur
|
Ketua Badan Kehormatan DPRD Kota Manado, Jimmy Josep didampingi Sekretaris Komisi D, Bidang Kesra, Ronald Mapaliey mengimbau kepada seluruh karyawan yang ada di Manado untuk berhati-hati, pasalnya banyak Jamsostek yang kurang jelas alias kabur.
“Banyak laporan dan temuan dewan kota (Dekot) nama dokter yang tercantum di kar-tu Jamsostek setelah dilacak, tidak ada (tidak buka praktek), temuan lain soal potongan Jamsostek saat ini sangat ra-wan dilakukan sejumlah per-usahaan. Jadi jika karyawan sudah mendapatkan Jamsos-tek, harus dicek kebenaran-nya dan harus berhati-hati,” tandas Josep diiyakan Mapa-liey Selasa (24/06) kemarin.
Baik Josep maupun Mapa-liey menyesalkan perilaku se-jumlah perusahaan yang ber-tindak seenaknya sendiri tan-pa memperhatikan kesejah-teraan karyawanya.
“Padahal seiring dengan ke-naikan Bahan Bakar Minyak (BBM), harusnya kesejahtera-an para karyawan dan buruh lebih diutamakan. Kesehatan faktor utama yang harus di-perhatikan, karena para kar-yawan telah bekerja dengan baik dan benar, jadi wajar jika perusahaan menjamin kese-jahteraan mereka, dengan memberikan kartu Jamsostek untuk berobat jika sakit,” ujar keduanya.
Disisi lain Josep menegas-kan bahwa perusahaan yang tidak mengikutsertakan Jam-sostek kepada karyawannya, akan dikenai sanksi hukum, yaitu Undang-Undang (UU) No 2 Tahun 2004 dan ini mengikat.(aan)
|
|