|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Kota Tomohon dan Sekitarnya |
25 Juni 2008
|
|
Tomohon Jadi Contoh Pembangunan Florikultura Daerah Baru di Indonesia
|
Kepala Dinas Kehutanan Kota Tomohon, Ir Ervinz DH Liuw mengungkapkan, meskipun masih dikategorikan sebagai daerah baru, namun siapa yang dapat menyang-ka ternyata Kota Tomohon akan dijadikan sebagai kota pembangunan, dan pengembangan industri florikultura, pada daerah-daerah baru yang ada di Indonesia.
“Kita pantas berbangga karena Tomohon akan dijadikan seba-gai contoh pembangunan dan pengembangan florikultura bagi daerah-daerah baru yang ada di Indonesia,” kata Liuw pada war-tawan di ruang kerjanya, Selasa (24/06) kemarin.
Menurut Liuw, hal itu akan ter-ungkap ketika digelarnya semi-nar nasional florikultura yang akan berlangsung di Lokon Resty Kakaskasen Kecamatan Tomo-hon Tengah, Kamis (03/07) men-datang. Dan hal itu akan disam-paikan Walikota Tomohon, Jef-ferson Rumajar SE saat menjadi pembicara dalam seminar nasional itu, dengan topik ‘Strategi Pembangunan Industri Florikultura pada Daerah Bu-kaan Baru’.
“Materi yang dibawakan pak walikota akan menjadi sentral dari kegiatan seminar itu. Dan nantinya, seminar itu akan me-lahirkan sejumlah rekomendasi yang intinya menjadi strategi menjadikan pembangunan dan pengembangan florikultura yang ada di daerah ini akan dipakai, ditindaklanjuti dan diterapkan di daerah-daerah baru lain,” ungkapnya.
Liuw yang juga adalah koor-dinator seksi seminar menam-bahkan, kegiatan itu merupa-kan rangkaian dari pelaksanaan iven nasional bertajuk Tomohon Flower Festival (TFF) yang ber-langsung 29 Juni hingga 05 Juli 2008. Di mana selain walikota, juga hadir sejumlah pembicara lain seperti, Direktur Budaya Ta-naman Hias dari Indonesian Ne-therland Assosiation (INA) yang akan memberikan kiat-kiat suk-ses industri florikultura di ne-gara maju, dari pihak Depar-temen Perdagangan dengan ma-teri peluang pembangunan in-vestasi industri florikultura me-lalui kawasan ekonomi khusus.
“Kegiatan ini akan dibuka langsung Direktur Jendral Hol-tikultural Departemen Pertanian RI DR Ir Ahmad Dimyati MS. Be-liau juga akan menjadi keynot speaker (pembicara utama, red) dengan tema ‘Pembangunan 6 Pilar Industri Florikultura’,” tukasnya.(imo)
|
|