|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Head
Lines News
|
26 Juni 2008
|
|
Pilgub Banyak Keok, PG Ubah Pola Rekrut
|
Partai Golongan Karya (PG) akan mengubah metode pere-krutan calon gubernur (ca-gub). Hal ini dilakukan sete-lah mengkaji kekalahan be-runtun di sejumlah daerah, yakni dengan menarik proses rekrutmen ke tingkat pusat.
Seperti diketahui, dari 25 pemilihan kepala daerah (pil-kada) propinsi, calon Partai Golkar hanya menang di enam propinsi. “Kami memang sa-ngat terpukul dengan kekalah-an tersebut,” ujar Ketua Fraksi Partai Golkar DPR Priyo Budi Santoso di sela-sela rapat pari-purna DPR, di Jakarta, Selasa (25/06) lalu.
Ketua DPP Partai Golkar Bu-rahnudin Napitupulu menam-bahkan, mekanisme baru penentuan kandidat akan dilakukan pada pelaksanaan pemilu gubernur dan bupati/walikota mendatang.
Saat ini masih tersisa dela-pan propinsi dan 108 kabupa-ten/kota yang akan melaksa-nakan pemilihan kepala da-erah. Selama ini, kata Bur-han, Golkar terlampau demo-kratis memberikan porsi be-sar kepada Dewan Pimpinan Daerah menentukan kandi-dat. Akhirnya, mereka sering mencalonkan ketua DPD-nya sendiri yang nyatanya tidak diterima masyarakat. “Mereka kurang mengukur sepatu,” kata Burhan.
“Karena itu dalam rapat par-tai kewenangan menentukan calon dikembalikan ke pusat,” ujarnya. Menurut catatannya, 13 Ketua DPD Golkar gagal dalam pilgub. Dia menambah-kan, Golkar akan lebih baik bila dalam menetapkan pa-sangan calon, berkoalisi de-ngan partai lain. Karena, sela-ma ini terbukti pasangan yang keduanya kader Golkar tidak selalu diterima masyara-kat.(shc)
|
|