|
|
Alamat:
Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38,
Manado
Telp: (0431) 879799 (Hunting),
Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431)
879790 (Marketing)
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Ekonomi dan Bisnis |
03 September 2008
|
|
Stok semen masih kosong
Silo PT Tonasa Kembali Beroperasi
|
Manado, KOMENTAR
Setelah beberapa hari, silo PT Tonasa di Bitung, tak beroperasi akibat terjadi kerusakan mesin, Selasa (02/09) kembali beroperasi seperti biasa, dengan kapasitas produksi yang belum maksimal.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulut, Gemmy Kawatu SE MSi melalui Kasubdin PDN, Janny Rembet SE mengatakan silo semen PT Tonasa di Bitung sudah kembali normal beroperasi namun belum bisa secara maksimal karena salah satu mesin di pabrik tersebut belum bisa dipaksakan.
Namun setidaknya dengan beroperasinya Silo PT Tonasa stok semen yang ada dibeberapa daerah yang kosong, akan bisa terisi kembali sesuai kebutuhan masing-masing daerah. “Artinya stok semen dibeberapa daerah Kabupaten/ Kota telah disalurkan oleh PT Tonasa, supaya kebutuhan warga akan semen bisa terpenuhi pada minggu berjalan ini,” ujarnya.
Seperti diketahui akibat rusaknya mesin packing di Silo PT Tonasa di Bitung, sejumlah wilayah Kabupaten dan Kota di Sulut sempat kehabisan stok semen, sehingga harga semen dibeberapa daerah sempat menembus harga tertinggi Rp 70 ribu persak dari harga normal Rp 50 ribu persaknya. “ Disperindag telah memerintahkan seluruh jajarannya yang ada disetiap Kabupaten serta Kota agar memantau perkembangan harga setelah stok semen di salurkan,” tambah Rembet
Sementara untuk memenuhi kebutuhan semen selama terjadi kerusakan lalu, PT Tonasa telah meminta bantuan pasokan semen dari Sulawesi Selatan sebanyak 550 ton per minggu. Sedangkan untuk menormalkan penyaluran PT Tonasa akan menambah lagi penyaluran pada bulan September ini sebesar 14 ribu ton semen, sedangkan PT Tiga Roda berjanji akan memasok 2200 ton semen, dengan total keseluruhan bisa mencapai 37 hingga 38 ribu ton semen. “Artinya kebutuhan semen Sulut mengalami surplus pada bulan berikutnya,” jelas Rembet.(wel)
|
|