CLOSE PAGE : PRINT NEWS

 

 

 
NEWS CATEGORIES
Mimbar Keagamaan
Opini Redaksi
Seputar Manadoku 
Politik Pemerintahan
Pendidikan Budaya
Bisnis Ekonomi
Hukum dan Kriminal
Historika dan Tokoh
Bolamania Tribun

BERITA DAERAH
Minahasa Induk
Minahasa Minut
Minahasa Selatan
Minahasa Tenggara
Tomohon
Bitung 
Sanger dan Talaud 
Bolmong 

REDAKSI INFO.
About Us

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 (Hunting),
Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)
 

  

Berita Kota Tomohon dan Sekitarnya

03 September 2008

Walikota jadi warga kehormatan
Hartono: Jangan Sampai Tomohon Seperti Surabaya

 

 IKUTI BERITA LAIN

Mambu: Ingin Jadi Caleg, PNS Harus Mundur!

Serius menuju kota koperasi
Bantuan Rp 3,5 M Kabur, Dekopinda Tagih Janji Menkop

Tomohon berguru ke Surabaya
Cegah KKN dengan Sistem IT

Lolong: justru itu hindari korupsi
Tak Ambil Dana BOS Bukan Pelanggaran

52 Rumah Tangga Miskin Enggan Terima BLT

Surabaya, KOMENTAR
Sebuah pernyataan mengagetkan dilontarkan Wa-likota Surabaya Bambang Dwi Hartono, ketika me-nyambut kedatangan Walikota Tomohon Jefferson Ru-majar SE bersama para pejabat Pemerintah Kota (Pem-kot) Tomohon, serta sejumlah anggota DPRD Kota To-mohon di aula Kantor Walikota Surabaya, Selasa (02/09) kemarin. Hartono mengingatkan Kota Tomohon untuk tidak mengikuti jejak Surabaya. 

Padahal, kedatangan pemkot dan DPRD Kota Tomohon di Surabaya tak lain ingin me-ngetahui sekaligus berguru di kota yang dikenal dengan se-butan kota pahlawan. “Jangan sampai Tomohon seperti Surabaya,” pintanya.
Namun jangan salah sangka dulu. Imbauan bernada lara-ngan ini disampaikan Walikota Surabaya terkait sejumlah ma-salah yang tengah dihadapi Pem-kot Surabaya.
Dijelaskannya, Kota Surabaya terdiri dari 31 kecamatan, dan 163 kelurahan dengan jumlah penduduk berkisar 2,4 juta-4 juta jiwa. “Kalau malam hari jumlahnya sekitar 2,8 juta jiwa, tapi kalau pada siang hari jum-lahnya mencapai 4 juta jiwa. Akibatnya, terjadi kepadatan penduduk di kota ini yang ber-implikasi pada kemacetan lalu lintas, terciptanya pemukiman warga dan tingginya volume sampah,” beber Hartono. 
Belum lagi, kata Hartono, penggunaan air bersih baru mencapai 68 persen. “Semuanya karena tingginya arus urbani-sasi. Jadi jangan sampai To-mohon seperti Surabaya,” te-gasnya.
Meski demikian, Hartono mempersilakan pemkot dan DPRD Kota Tomohon untuk mempelajari hal-hal positif yang ada di Kota Surabaya, termasuk kiat-kiat Pemkot Tomohon da-lam memerangi semua persoalan.
Menanggapi hal tersebut, wali-kota Tomohon mengatakan ko-ta Tomohon tidak akan menjadi kota metropolitan seperti Su-rabaya. “Tomohon tidak akan seperti Surabaya. Tomohon akan tetap menjadi kota kecil nan in-dah. Tomohon is small beautiful city. Di sana banyak kekayaan alam yang khas dan bisa diopti-malkan sehingga membuat kota kecil ini menjadi kota yang dike-nal dunia. Silhakan datang dan menikmati keindahan kota To-mohon,” aku Rumajar berpromosi.
Dalam kesempatan itu pula, walikota Tomohon mendapat se-buah penghargaan langkah na-mun sangat bermakna, yakni menjadi warga kehormatan di Surabaya. Hal ini ditandai de-ngan penyematan atribut di lengan baju oleh walikota Sura-baya.(imo)
 

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin