HANYA SATU UNTUK SEMUA

 

 
NEWS CATEGORIES

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)

Head Lines News

02 Februari 2009

Pernyataan SBY Soal ABS, Usik Wibawa TNI


Jakarta, KOMENTAR
Pernyataan Presiden SBY tentang gerakan asal bukan capres berinisial S (ABS) seolah membuka aib TNI. Isu 
tersebut bisa berdampak buruk pada wibawa dan ke-kompakan internal TNI. “Per-nyataan yang beraroma me-nuduh itu akan membuat in-ternal TNI bersikap saling cu-riga,” kata mantan KSAD Jen-deral (Purn) Tyasno Sudarto di Jakarta, Minggu (01/02).
Padahal memanasnya si-tuasi politik menjelang Pemilu dan Pilpres 2009 membu-tuhkan TNI yang berwibawa dan solid. Tanpa dua unsur itu akan sangat berat bagi jajaran TNI menjaga dan me-melihara keamanan mengha-dapi segala pontensi ancaman yang ada. “Saya tidak me-ngerti kenapa pernyataan itu harus keluar dari Pak SBY. Sebab dilihat dari sisi apa pun, khususnya dari sisi ke-amanaan, pernyataan itu ku-rang baik,” tambah mantan BIN ini.
Tapi bila merunut dinamika di kalangan TNI beberapa tahun terakhir, Tyasno men-duga Presiden SBY sedang was-was. Sebab memang ada rasa tidak puas sebagian pur-nawiran TNI karena ada se-jumlah masukan penting me-reka tentang UUD, Pancasila dan NKRI tidak diakomodasi dengan baik dalam kebijakan pemerintahan SBY-JK.
“Misalnya soal NAD, akibat penyimpangan konstitusi muncul partai lokal. Kalau sampai itu menang dalam Pemilu, maka keluar dari NKRI tinggal selangkah lagi. Ini benar-benar ancaman di-sintegrasi bangsa,” tandasnya.
MANUVER
Sebagian kalangan menilai tindakan SBY yang menge-mukakan isu ‘ABS’ di depan forum TNI/Polri, sebagai bentuk manuver politik untuk meminta dukungan penca-presannya dari kedua in-stitusi tersebut. Namun, hal ini cepat dibantah Partai Demokrat. Partai Demokrat menganggap pernyataan yang dilontarkan capresnya terse-but hanya suatu penegasan terhadap netralitas TNI/Polri.
“Jadi bukan karena panik. Bukan pula manuver politik untuk menguasai tentara atau kurang percaya kepada jajaran TNI. Statemen itu malah justru menegaskan tentang pentingnya netralitas TNI,” kata Ketua DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum seperti dilansir detik.com, Minggu (01/02).
Anas juga membantah isu yang dikemukakan SBY itu sebagai bentuk kekhawatiran-nya meghadapi persaingan antarcapres yang juga banyak berasal dari militer. “Saat ini tidak tersedia alasan buat SBY untuk khawatir, apalagi panik. Kepercayaan rakyat kepada SBY tengah bagus-bagusnya,” tutur mantan Ketua PB HMI ini. “Itu adalah pernyataan yang menegaskan larangan kepada TNI untuk
bermain politik. TNI harus menjaga netralitasnya. Tidak boleh terulang lagi kasus Pemilu 2004, di mana oleh oknum TNI dan oknum Polri, institusinya diarahkan untuk terkesan tidak netral,” ujar-nya.(zal/dtc)
 

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin