|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Berita
Kota Bitung dan Sekitarnya
|
05 Juli 2008
|
Penyelesaian KMP Tude Diminta Dipercepat
Menjelang pelaksanaan Bu-naken Seals, Indonesian Seals yang rencananya dilaksanakan pada April 2009 di Bitung juga World Ocean Conference (WOC) 2009 nanti, berbagai fasilitas penunjangnya terus diupaya-kan selesai tepat waktunya. Namun ada beberapa fasilitas yang lambat pengerjaannya seperti Kapal Motor Penum-pang (KMP) Tude yang dirakit di PT Industri Kapal Indonesia (IKI) Bitung yang disiapkan me-layari Pulau Lembeh.
Menanggapi hal ini, Walikota Bitung Hanny Sondakh lang-sung memerintahkan percepat-an penyelesaian kapal tersebut. “Kami minta penyelesaian KMP Tude dipercepat oleh PT IKI, se-bab kapal tersebut sangat dibu-tuhkan di Kota Bitung untuk per-baikan infrastruktur di Pulau Lem-beh. Selama ini pembangunan di Pulau Lembeh lambat karena ku-rangnya dan juga mahalnya transportasi menuju ke sana,” papar Sondakh.
Padahal, lanjut Sondakh, sara-na angkutan ini nantinya juga sa-ngat diperlukan untuk menunjang pelaksanaan Bunaken Seals, In-donesian Seals serta WOC. Pi-haknya sendiri sudah berkunjung langsung ke PT IKI sekaligus me-ngecek keberadaan kapal terse-but. “Sebenarnya kapal ini sudah selesai tapi untuk menyesuaikan dengan topografi Pulau Lembeh sehingga ada perubahan ke-tinggian kapal,” ujar Sondakh mengutip penjelasan Manage-men PT IKI.(ipa)
Pagelaran Budaya Bakal Meriahkan HUT Girian Atas
Meskipun masih ada kesim-pang siuran perihal tanggal berdirinya Kelurahan Girian Atas. Namun demi menghor-mati para pendiri kelurahan ini, panitia pelaksana per-ingatan HUT ke-80 Kelurahan Girian Atas tetap menggelar syukuran di mana puncak aca-ra HUT akan dilaksanakan di Kompleks Rumah Sakit Ber-salin Kaeludan, Sabtu (05/07) hari ini sekitar pukul 11.00 WITA.
Rencananya juga, pagelar-an budaya ini akan dihadiri Walikota Bitung Hanny Son-dakh dan Wakil Walikota Ro-bert K Lahindo SH MSi.
“Puncak HUT ke-80 yang akan digelar besok (hari ini red) bakal menampilkan ber-bagai pagelaran budaya dari etnis Minahasa, Sangihe dan Gorontalo yang merupakan perwakilan warga di kelurahan ini, pagelan budaya tersebut antara lain dalam bentuk ta-rian,” ungkap Ketua Panitia Al-frets Pangalila bersama Se-kretaris Panitia Jacky ‘Bile’ Sumampouw. “Anggaran untuk membiayai pagelaran budaya HUT Kelurahan Girian Atas merupakan swadaya murni masyarakat,” sambung Sumampouw.
Disisi lain, beberapa warga, Ani Karepouwan dan Yulce Lantang menegaskan agar usai pelaksanaan kegiatan tersebut perlu di lakukan ka-jian yang mendalam menge-nai sejarah Negeri Girian. “Kajian mengenai sejarah negeri Girian penting dilaku-kan agar supaya tidak terjadi kesimpangsiuran data seja-rah,” ujar mereka. (ipa)
|
|