|
|
Alamat:
Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38,
Manado
Telp: (0431) 879799
Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431)
879790 (Marketing)
|
|
![]() |
![]() |
|
Berita
Ekonomi dan Bisnis
|
11 Oktober 2008
|
|
Soal dampak krisis keuangan AS
Buyers Belum Beritahukan Pengurangan Ekspor
|
Manado, KOMENTAR
Sejak adanya isu krisis global AS melanda di seluruh dunia termasuk Sulut, pihak buyers dari Amerika Serikat (AS) hingga kini belum mem-beritahukan soal pengura-ngan jumlah ekspor Sulut ke Negeri Paman Sam tersebut.
“Selama ini belum ada pem-beritahuan atau peringatan adanya pengurangan ekspor ke AS, sehingga kontrak ker-ja sama para eksportir Sulut ke negara tersebut tetap dila-kukan seperti biasanya,” kata Kasubdin Perdagangan Luar Negeri Sulut, Hanny Wajong, Jumat (10/10) kemarin.
Sementara permintaan ko-moditi Sulut masih bertum-puh pada jenis komoditi pangan seperti CCO,VCO, ikan tuna segar, ikan kaleng dan rempah-rempah lainnya.
“Ini tidak akan mempe-ngaruhi kurangnya permin-taan negara tersebut, karena mereka masih sangat mem-butuhkan komoditi dari Su-lut,” Katanya.
Sementara untuk menjaga stabilisasi harga bahan pokok di Kota Manado, saat terja-dinya krisis AS, Disperindag segera menggelar rapat eva-luasi dengan mengumpulkan sejumlah distributor kebu-tuhan pokok di Sulut. Rata-rata mereka belum memberi-kan pernyataan akibat dampak dari krisis keuangan tersebut.
“Selama ini ketersediaan stok dilaporkan sejumlah distri-butor masih dalam kondisi stabil dan belum ada dampak berarti dari krisis tersebut,” tambah Kasubdin Perdaga-ngan Dalam Negeri, Janny Rembet SE.
Ini jelas terlihat dengan masih stabilnya harga bahan pokok. “Oleh karenanya diha-rapkan agar dapat dipertahan-kan terus hingga krisis di negara AS cepat berakhir,” jelasnya.(wel)
|
|