HANYA SATU UNTUK SEMUA

 

 
NEWS CATEGORIES

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)

Head Lines News

10 Mei 2008

Pakai batik pemberian Rahmat Gobel
Bill Gates: Mahasiswa Jangan Contohi Saya! 


Orang ketiga terkaya di du-nia, jenius dan pemilik Mi-crosoft. Dialah Bill Gates. Sia-pa yang tidak ingin mengikuti jejaknya? Namun Bill Gates menyarankan agar para ma-hasiswa tidak mencontohi-nya. Kenapa? Ternyata Bill ti-dak menyelesaikan kuliahnya di Harvard University. 
Bos Microsoft itu mengata-kan kuliah adalah kesempatan penting dan karenanya jangan sampai disia-siakan. “Saya sa-ngat merekomendasikan untuk menyelesaikan kuliah, raih gelar akademis Anda. Saya ini contoh yang buruk,” ujar Chairman Microsoft Corp. ini sambil cengar-cengir.
Saran Gates di atas ia sam-paikan di sesi tanya jawab ku-liah umum bertajuk ‘Second Digital Decade’ di Hall JCC, Jakarta, Jumat (09/05). Saat itu, SBY menjawab perta-nyaan mahasiswa tentang tips dan trik sukses di usia muda.
Gates menegaskan kuliah adalah saat yang paling tepat untuk memenuhi segala keingintahuan. Agar semakin optimal, pergunakan juga peluang untuk magang di berbagai perusahaan sebagai bekal merintis bisnis sendiri kelak.
Pria terkaya ke-3 dunia ini juga menegaskan betapa penting peran orangtua men-dukung cita-cita sang anak. Ia lalu mencontohkan orangtua-nya yang memberikan sebuah PC sebagai kado sweet seven-teen. “Science itu mudah asal kita enjoy. Kembangkan pe-ngetahuan kalian, lalu sum-bangkan demi kemajuan bangsa,” sambung Gates yang tidak menyelesaikan kuliah-nya di Harvard University itu.
BATIK GOBEL 
Jarang-jarang Bill Gates me-ngenakan baju batik. Namun, Jumat (09/05) kemarin, Bill mengenakan baju batik saat memberikan kuliah di Jakar-ta. SBY yang sebelumnya me-ngenakan jas dan berdasi, juga mengganti kostumnya dengan baju batik. 
Tepat pukul 08.10 WIB, Bill Gates hadir di Jakarta Con-vention Center (JCC) dengan mengenakan baju batik le-ngan panjang bercorak co-klat-hitam. Bill Gates hadir dengan senyum khasnya, dan langsung digiring ke ruang VVIP. Corak batik Bill Gates dari kejauhan nyaris sama dengan seragam batik yang dikenakan oleh Paspampres.
Meski rambutnya agak acak-acakan, Bill Gates tetap menawan mengenakan baju batik warna keemasan. Tidak ada rencana sebelumnya Bill Gates akan mengenakan ba-tik. Hal ini terjadi secara men-dadak. Malah gara-gara baju batik Bill Gates ini, Presiden SBY pun mengganti kostum-nya, dari jas lengkap berdasi, menjadi baju batik lengan panjang warna ungu-merah-keemasan. 
Wajar bila Presiden SBY juga ikut ganti baju. Sebab, berda-sarkan penelusuran warta-wan yang dilansir detikcom, dalam acara ini, seharusnya Bill Gates memang menge-nakan pakaian resmi: jas dan berdasi. Tapi, perubahan be-gitu cepat terjadi. 
Ternyata ada tawaran lain yang membuat Bill Gates ter-tarik mengubah kostumnya dan memilih mengenakan baju batik. Adalah Rachmat Gobel, bos Panasonic, yang mempunyai inisiatif mena-warkan baju batik kepada Bill Gates. Selain produk asli Indonesia, baju batik juga su-dah dikenal sebagai baju yang pro lingkungan. 
Karena Bill Gates menerima tawaran itu, Rachmat pun menghubungi desainer batik kondang, Iwan Tirta. Tanpa basa-basi, Iwan Tirta yang sudah kesohor itu pun me-milihkan baju batik untuk Bill Gates. Baju batik warna ke-emasan dengan motif ‘pisang bali manggar’ dirasa sangat cocok untuk Gates. Motif ini merupakan motif yang sering dipakai oleh para anggota kerajaan Mangkunegaran Solo. 
Oleh Iwan Tirta, baju batik itu lantas diberikan kepada Rachmat Gobel untuk selan-jutnya diserahkan kepada Bill Gates. 
Dan ternyata, Bill Gates be-nar-benar mengenakannya. Bill Gates pun semakin me-mesona banyak orang. Pada-hal, banyak pejabat dan poli-tisi yang hadir mengenakan pakaian jas.(zal/dtc) 

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin