HANYA SATU UNTUK SEMUA

 

 
NEWS CATEGORIES

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)

Head Lines News

23 July 2012

1.000 WNI Masih Terjebak di Daerah Konflik Suriah


Jakarta, KOMENTAR
Sampai pertengahan Juli 2012 ini, ternyata masih ada sekitar seribu pekerja Indonesia yang terjebak di dae-rah konflik Suriah. Kondisi para WNI ini terancam dan membutuhkan perlindungan segera. Kondisi keamanan yang terus memburuk dan meluasnya perang saudara di Suriah membuat mereka depresi.
Demikian laporan Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI).
“Sebagian besar orang Indonesia di Suriah bekerja di rumah tertutup, tidak punya teman,” kata Saefa Nur, 26 tahun, alumnus Pondok Pe-santren Gontor, Jawa Timur, yang tengah menyelesaikan pascasarjana di Universitas Damaskus. Saefa sendiri ting-gal di pinggiran Kota Damas-kus. “Bukan titik perang, tapi tidak bisa kita bilang aman juga,” katanya via telepon, Kamis 20 Juli 2012.
Sejak pertempuran masuk Ibukota Damaskus, awal pekan ini, Saefa memantau kondisi keamanan dari dalam rumah saja. Hal serupa dilakukan sekitar 71 pelajar Indonesia yang masih bertahan. Jalanan dan pusat-pusat keramaian lengang. Aparat berjaga-jaga di jalanan dan lokasi stra-tegis seperti kantor pemerin-tahan dan fasilitas publik. “Sebentar-sebentar nanti terdengar suara dor-dor dari kejauhan,” kata Saefa.
Menurut dia, hari-hari ini adalah paling mencekam selama lima tahun dia tinggal di Damaskus. Kon-flik-konflik sebelumnya, kata Saefa, meletup di luar kota. Namun dia memilih bertahan. “Tanggung. Se-kolahnya belum selesai, kalau pulang sekarang takutnya susah balik lagi,” kata Saefa.(tnc/sbr)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin