HANYA SATU UNTUK SEMUA

 

 
NEWS CATEGORIES

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)

Berita Minahasa Induk

23 July 2012

Lintas Berita Minahasa

 

Dua Gadis Lembean Nyaris ‘Dijual’ ke Gorontalo
Tondano, KOMENTAR
Dua gadis kakan beradik asal Kecamatan Lembean Timur, RK alias Rosalin (19) dan AM alias Arlina (14), Kamis (19/07), nyaris di-bawa ke Kabupaten Boa-lemo, Propinsi Gorontalo, untuk dipekerjakan di per-usahan Naga Manis.
Beruntung, sekitar pukul 23.00 WITA, hari itu juga, Polres Minahasa berhasil menggagalkan rencana ter-sebut kemudian mengaman-kan FK alias Fitly (18) warga Bitung dan ML alias Maikel (28) warga Lembean Timur.
Kapolres Minahasa, AKP Henny Posumah, ketika di-konfirmasi melalui Kasat Reskrim Minahasa, AKP I Made Dewa Palguna, menga-takan, keberhasilan jajaran Polres Minahasa ini tidak lepas dari upaya pecegatan yang dilakukan Polres Mi-nahasa Selatan.
“Setelah melakukan penge-jaran, Polres Minahasa men-dapatkan informasi dari warga, kedua korban akan dibawa ke Gorontalo untuk dipekerjakan. Atas informasi itu, Polres Minahasa me-minta Polres Minsel melaku-kan pecegatan dan meng-amankan kedua tersangka,” jelas Palguna.
Dari pemeriksaan, lanjut Palguna, terungkap salah satu korban terpengaruh karena ada hubungan khu-sus dengan salah satu ter-sangka. “Saat ini kami masih melakukan penyelidikan. Para korban dan tersangka masih kami BAP dan ke-mungkinan hubungan khu-sus dijalani oleh RK dan Mai-kel,” jelas Palguna.(bly)


Careig: Pendidikan Politik Penting bagi Warga GMIM
Tondano, KOMENTAR
Kandidat Calon Bupati Minahasa, Careig Naichel Runtu (CNR), menekankan pentingnya memahami pe-negakan hukum dan HAM serta pendidikan politik bagi warga GMIM. Careig yang juga bertugas sebagai Ketua Tim Kerja Penyuluhan Hu-kum & HAM Pendidikan Po-litik Warga GMIM Tahun 2012 ini mengatakan, pene-gakan hukum dan HAM serta pendidikan politik ada-lah dua pilar penting de-mokrasi.
Sebab menjaga dan mera-wat demokrasi akan mencip-takan masyarakat sejahtera, adil, terbuka dan berke-adaban. “Sistem demokrasi Indonesia adalah pilihan kita dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Membangun suatu sistem demokrasi ti-dak mudah, banyak negara jatuh bangun membangun demokrasi dan Indonesia berhasil melewati ini. Pil-pres, Pemilu Legislatif bah-kan hingga Pemilukada, te-lah kita lewati, yang berjalan demokratis dan damai. Dan nanti harus kita buktikan pada pelaksanaan Pemilu-kada Minahasa 20012 ini,” kata Careig, saat sambutan di Jemaat Siloam, Tonsea Lama, Wilayah IV, Sabtu (21/07)
Dalam acara yang dihadiri Wakil Ketua BPMS GMIM, Pdt JJ Plagiten STh dan Bu-pati Minahasa, Stefanus Vreeke Runtu (SVR) ini, Careig menjabarkan demo-krasi tanpa kesadaran dan penegakan hukum hanya akan mengantarkan masya-rakat pada kebebasan tanpa batas dan anarki.
Sementara demokrasi tan-pa pendidikan politik yang berkeadaban, hanya akan menjebak kita pada pelak-sanaan prosedur-prosedur demokrasi (seperti ritual pemilu), namun jauh dari cita-cita demokrasi itu sen-diri. Karenanya, warga GMIM yang adalah bagian dari masyarakat Minahasa, Propinsi Sulut dan bagian dari bangsa Indonesia, men-jadi salah satu penentu te-gaknya demokrasi.
Untuk itu, saatnya GMIM tampil di depan sebagai las-kar-laskar Kristus, sebagai-mana firman dalam Alkitab, yakni pada Efesus 6:14 yang berbunyi, “berdirilah tegap, berikat pinggangkan kebenaran dan berbajuzi-rahkan keadilan”, demi me-wujudkan Minahasa dan Sulut yang sejahtera, mak-mur dan berkeadilan sosial.
Diketahui, kegiatan ini di-hadiri perutusan dari 30 wi-layah dan 231 Jemaat GMIM yang ada di Kabupa-ten Minahasa. Dihadiri juga para peserta yakni para Pendeta (Ketua Wilayah dan Jemaat), para Pelayan Khu-sus (Pendeta Pelayanan, Guru Agama, Penatua dan Syamas) dan anggota je-maat pemerhati hukum, HAM dan politik.(ctr)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin