CLOSE PAGE : PRINT NEWS

 

 

 
NEWS CATEGORIES
Mimbar Keagamaan
Opini Redaksi
Seputar Manadoku 
Politik Pemerintahan
Pendidikan Budaya
Bisnis Ekonomi
Hukum dan Kriminal
Historika dan Tokoh
Bolamania Tribun

BERITA DAERAH
Minahasa Induk
Minahasa Minut
Minahasa Selatan
Minahasa Tenggara
Tomohon
Bitung 
Sanger dan Talaud 
Bolmong 

REDAKSI INFO.
About Us

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 (Hunting),
Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)

   

 
Berita Ekonomi dan Bisnis  

20 Maret 2010

Sosialisasikan pengembangan UDKM waralaba
Hidayat: Kembangkan Waralaba Kuliner Khas Sulut

 IKUTI BERITA LAIN

PT Pos Indonesia salurkan dana PKBL
Budidaya Ikan Nila Jadi Pilihan

Lintas Berita Ekonomi

 
Manado, KOMENTAR
Saat ini industri waralaba atau biasa dikenal dengan franchise semakin memban-jiri berbagai daerah di tanah air. Bahkan bisnis waralaba berskala lokal serius meng-garap potensi di daerah me-lalui Usaha Dagang Kecil dan Menengah (UDKM).

Dalam penyampaian pada Sosialisasi Pengembangan UDKM Waralaba di Sulut, Ju-mat (19/03) kemarin, Direk-tur Bina Usaha dan Pendaf-taran Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan, Dede Hidayat menuturkan, bahwa pemerin-tah daerah perlu mendorong bahkan mengembangkan po-tensi usaha-usaha kuliner khas Sulut untuk dikembang-kan menjadi bisnis franchise.
“Sulut terkenal dengan ke-anekaragaman makanan serta minuman khas daerah Nyiur Melambai, ini dapat menjadi potensi untuk dikem-bangkan dengan konsep fran-chise,” ungkap Hidayat. Pe-luang ini harusnya dilirik oleh UDKM sebagai potensi lokal untuk dikembangkan secara profesional, pemberdayaan ini nantinya akan di-support pe-nuh oleh kementerian per-dagangan.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Propinsi Sulut, Drs Sanny J Pareng-kuan MAP di tempat yang sama menambahkan bahwa potensi produk-produk kuli-ner di Sulut untuk dikem-bangkan dalam bentuk fran-chise memang memungkin-kan. “Tinutuan atau yang le-bih dikenal dengan Bubur Manado, bahkan kacang go-yang sangat potensial untuk dilirik menjadikan sebagai bisnis franchise,” ungkap Parengkuan.
Sedangkan untuk menjadi-kan produk-produk khas Su-lut tersebut dikembangkan dalam bentuk franchise, nantinya produk tersebut akan membutuhkan pendaf-taran merk dan sertifikasi halal. Hal ini dilakukan agar produk tersebut diterima bahkan dapat dijual ke be-berapa daerah untuk di fran-chise-kan secara nasional.
“Ke depan franchise untuk produk-produk kuliner khas Sulawesi Utara diharapkan dapat menyerbu pasar luar daerah dan pemerintah dae-rah melalui Disperindag Sulut akan memfasilitasi dalam mempromosikan melalui pa-meran produk secara nasio-nal,” ujar mantan Kadis Kope-rasi dan UKM tersebut.(tr2)

 

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin