|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Minahasa Selatan |
10 Mei 2008
|
|
Aksi Penimbunan MT dan
Bensin Sulit Dibendung
|
Rasa khawatir berlebihan warga terhadap rencana kenaikkan BBM (Bahan Bakar Minyak) 1 Juni mendatang, mulai memicu terjadinya spekulasi aksi penimbunan Minyak Tanah (MT) dan BBM jenis premium atau bensin di Kabupaten Minsel. Ini bisa terekam dari aksi warga dalam tiga hari terakhir ini di mana mulai menyerbu sejumlah agen pangkalan MT dan SPBU untuk memborong BBM menggunakan galon-galon besar.
Seperti terjadi di Ibukota Ka-bupaten Minsel yakni Kota Dodol Amurang, tak kurang dari ratusan warga nampak terjebak dalam antrian di be-berapa pangkalan dan agen MT hanya untuk bisa menda-patkan MT. Meski masih ter-golong normal, pemandangan serupa juga terlihat di SPBU Amurang beberapa warga mondar-mandir membeli pre-mium menggunakan galon be-ragam ukuran.
Akibatnya, bagi warga yang enggan antri membeli MT ha-rus menerima kenyataan keti-ka hendak membeli ke pang-kalan stok MT sudah habis. Menyikapi ini, mereka mende-sak dinas terkait dan aparat kepolisian segera mengambil langkah-langkah serius me-nindak warga dan pangkalan yang berlaku demikian.
“Sebenarnya jauh hari sebe-lum diumumkannya bakal ter-jadinya kenaikan BBM, peme-rintah dan aparat kepolisian sudah harus turun mengawasi jalannya subsidi BBM baik itu MT dan bensin ke tengah ma-syarakat. Sebab, dengan tidak adanya kontrol yang baik dan tegas, agen atau pangkalan MT serta pengelola SPBU akan dengan seenaknya melakukan penimbunan BBM,” tandas to-koh masyarakat Minsel, Ber-nard FH Yakob SSos kemarin.
Menanggapi kondisi ini, Pemkab Minsel begitu me-ngetahui ada rencana ke-naikan BBM oleh pemerintah pusat ternyata sudah meng-ambil langkah antisipatif, meski tak sempat terekspos ke publik. Menurut Kabag Humas dan Protokol Pemkab Minahasa, Andre Winowatan SSTP MSi, Bupati Minsel Drs Ramoy Luntungan sudah mengeluarkan instruksi kepada Dinas Perdagangan-Perindustrian serta Bagian Ekonomi Pemkab Minsel un-tuk melakukan pegawasan seksama terhadap pendistri-busian BBM, baik itu bensin maupun MT di kecamatan-kecamatan, khususnya ter-hadap agen dan 63 pangkal-an yang dikeluarkan izinnya oleh Pemkab Minsel. ”Warga diminta aktif mengawasi bila ditemukan aksi penimbun-an,” katanya.(pen)
|
|