|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Minahasa Tenggara |
10 Mei 2008
|
|
Rabies Mengancam,
Dispertanak Lamban
|
Selang dua hari terakhir ini masyarakat Desa Kali Oki, Kecamatan Tombatu disibukkan dengan aksi pengejaran hewan ternak anjing. Ini dilakukan warga karena didapati informasi ternak anjing di desa tersebut banyak yang sudah terjangkit rabies (anjing gila,red).
“Banyak sudah ternak anjing kami di desa ini yang sudah ketularan rabies. Tak heran bila dalam dua hari terakhir ini kami disibukkan dengan aksi pengejaran,” kata Mokat.
Disayangkan, Dinas Pertanian dan Peternakan (Dispertanak) Mitra yang diharapkan bisa memberi solusi dalam mengatasi masalah ini belum juga melakukan langkah-langkah serius. Tak heran bila Robert Rondonuwu, Salmon Gosal, serta sejumlah warga lainnya menyampaikan kekesalannya. “Harusnya pihak terkait segera menindaklanjuti hal yang tidak diinginkan ini. Secepatnya tim yang berkompeten untuk melakukan operasi penyuntikan hewan peliharaan kami. Jangan nanti sudah ada korban yang digigit anjing gila baru akan ditangani, itu percuma saja,” imbuh mereka.
Upaya tersebut, lanjut warga, sudah sangat mendesak mengingat beberapa hari ini mereka tak bisa menjalankan aktifitas normal karena hanya disibukan dengan mengejar anjing gila.
Sementara itu di tempat terpisah Kadispertanak Mitra Ir Telly Powa ketika dihubungi mengatakan pihaknya baru akan menerjunkan tim untuk menindaklanjuti permasalahan itu. Menurutnya, saat ini obat-obatan untuk penyuntikan anjing gila sudah tersedia. “Kami tinggal turun lapangan dan langsung melakukan penyuntikan,” kata Powa.(dax)
|
|