CLOSE PAGE : PRINT NEWS

 

 

 
NEWS CATEGORIES
Mimbar Keagamaan
Opini Redaksi
Seputar Manadoku 
Politik Pemerintahan
Pendidikan Budaya
Bisnis Ekonomi
Hukum dan Kriminal
Otonomi dan Suksesi
Bolamania Tribun

BERITA DAERAH
Minahasa Induk
Minahasa Minut
Minahasa Selatan
Minahasa Tenggara
Tomohon
Bitung 
Sanger dan Talaud 
Bolmong 

REDAKSI INFO.
About Us

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 (Hunting),
Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)
 

Berita Politik dan Pemerintahan

15 Maret 2010

Untuk perbaikan jalan rusak
Pemerintah Pusat Kucur Dana untuk Transmigrasi Rp 12 M

 

IKUTI BERITA LAIN

Dari kunjungan Menegkop ke daerah ini
Syarifuddin: Saya Bangga Jadi Warga Sulut
DKP Kawal Kualitas Mutu Ikan Sulut
Lintas Berita Pentas

Manado, KOMENTAR
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Propinsi Sulut Boyke Rompas SH mengungkapkan bahwa di 2010 ini, pemerintah pusat mengucurkan dana untuk pembangunan lokasi transmigrasi sebesar Rp 12 M melalui dana DIPA.
“Dana itu akan direalisasi-kan untuk pembangunan jalan di kawasan transmigrasi yang kondisinya sangat ru-sak,” ungkap Rompas.
Lanjut kata Rompas, kawas-an transmigrasi yang ada di Wioi, Kabupaten Mitra, sejauh ini, infrastruktur jalannya dalam kondisi mengkha-watirkan. Sehingga perlu di-bangun untuk menunjang ak-tivitas masyarakat. Terutama dalam memasarkan hasil per-tanian. “Kawasan transmigrasi harus memenuhi kriteria la-yak tumbuh, layak huni, la-yak dijangkau dan layak ber-kembang. Sebab, mereka yang menempati wilayah ter-pencil harus mendapatkan perhatian yang sama,” tan-dasnya seraya menambahkan bahwa dananya sudah ada, dan tinggal dikerjakan.
Sebagaimana yang diren-canakan, di 2010 ini, akan di-bangun sebanyak 100 unit rumah transmigrasi dengan lokasi Wioi Mitra. “Nah, pem-bangunan rumah trans-mugrasi ini pun harus layak huni,” ujarnya.
Seperti diketahui, kawasan transmigrasi Wioi saat ini di-huni sekitar 100 kepala ke-luarga (KK), masing-masing 25 KK asal NTT, 25 KK asal Jawa Timur dan 50 KK ber-asal dari daerah lokal. “Me-reka ini diberikan lahan un-tuk diolah sebesar dua hektar. Dengan demikian untuk 100 KK diperlukan sekitar 200 hektar. Namun demikian, atas hal ini perlu diantisipasi agar tidak ada hutan lindung yang dibabat,” tandasnya.
Ditambahkan Rompas, untuk para transmigrasi, pemerintah menyediakan jaminan hidup selama setahun. Mulai dari be-ras, ikan asin serta minyak ke-lapa dan lain-lain. “Jaminan hidup itu akan diberikan sam-pai usaha pertanian yang me-reka garap telah menghasil-kan,” pungkasnya.(eda)
 

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin